Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Menhut : Pemegang Izin HTR Naik Pesat

- Sabtu, 12 April 2014 16:44 WIB
242 view
Menhut : Pemegang Izin HTR Naik Pesat
Jakarta (SIB)- Kementerian Kehutanan mengungkapkan dalam lima tahun terakhir pemegang izin Hutan Tanaman Rakyat (HTR) mencapai 28.982 unit.

"Jumlah ini meningkat sangat pesat dibandingkan ketika baru mulai tahun 2009 yang hanya 14 unit," kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di Jakarta, Jumat.

Ketika membuka pameran kehutanan "The 6th Indogreen Forestry Expo 2014", Menhut menyatakan, jumlah pemegang HTR jauh di atas pemegang Hak Pengelolaan Hutan (HPH) yang hanya 275 unit maupun Hutan Tanaman Industri (HTI) 248 unit.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menunjukkan geliat ekonomi rakyat telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan daya saing industri.

Hal itu didukung juga dengan jumlah industri kayu skala rakyat yang mencapai 375 unit terutama di Jawa.

Menurut Zulkifli, hal itu jauh melampaui industri kayu pada masa keemasan kehutanan tahun 1980-1990-an yang hanya sekitar 100 unit plywood atau kayu lapis.

"Saat ini dan ke depan, sektor kehutanan telah beralih dari mengandalkan pengusahaan hutan alam produksi ke hutan tanaman berbasis rakyat," katanya.
 
Menyinggung Indogreen Forestry Expo, dia menyatakan, pameran itu  merupakan sarana promosi guna meningkatkan minat investasi, konservasi, rehabilitasi, reboisasi dan reklamasi kawasan hutan.

Pameran tahunan yang digelar sejak 2009 itu,  pada tahun ini diikuti 182 peserta dari dinas kehutanan provinsi, kabupaten/kota, UPT Kementerian Kehutanan serta pemangku kepentingan di sektor kehutanan.

Pada penyelenggaraan tahun ini mengambil tema "Low Carbon Economic Forestry Development", sebagai sinergi kegiatan-kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan pembangunan ekonomi.

"Artinya ekonomi tetap tumbuh untuk menyediakan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan, tetapi kualitas lingkungan hidup tetap terjaga," katanya. (Ant/d)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 12 April 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
komentar
beritaTerbaru