Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 Juli 2026

Undisbursed Loan Perbankan Sumut Rp12,33 Triliun

- Rabu, 23 April 2014 20:27 WIB
237 view
Undisbursed Loan  Perbankan Sumut Rp12,33 Triliun
Medan (SIB)- Meski masih berada pada level yang cukup tinggi, undisbursed loan atau kredit yang sudah disepakati belum ditarik, pada Februari 2014  mulai menurun dan pada bulan laporan tercatat sebesar 12,33 triliun atau  tumbuh negatif 4,05% (mtm). Persentase undisbursed loan terhadap total kredit perbankan di Sumut tercatal   sebesar 8,11 %.

Hal itu diungkapkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah IX Sumut-Aceh Difi A Johansyah kepada wartawan di kantornya Selasa  mengatakan undisbursed loan pada Februari 2014 itu masih berada dibawah rata-rata persentase undisbursed loan selama 1 tahun terakhir yang  sebesar 8,73 %.

Hal ini dikarenakan kredit yang telah disepakati belum dapat ditarik,  khususnya kredit modal kerja yang menyumbang undisbursed loan hingga 19,55 %.

Dikatakan, berdasarkan sektor ekonomi, undisbursed loan tertinggi berada di sektor industri pengolahan  khususnya sub sektor industri minyak goreng dari kelapa sawit mentah dan sektor perdagangan  besar khususnya subsektor perdagangan ekspor minyak kelapa sawit mentah.

Sedangkan kredit perbankan untuk kegiatan perdagangan internasional di Sumut, katanya, menurun baik ekspor maupun impor. Kredit ekspor tumbuh negatif 3,65 % (mtm) dan impor tumbuh negatif 2,13 % (mtm). Ini  menggambarkan adanya perlambatan kegiatan ekspor impor pada awal tahun 2014.

"Namun  dukungan perbankan terhadap  kegiatan perdagangan internasional masih cukup baik," ujarnya.

Hal ini  tergambar pada pertumbuhan tahunan  kredit ekspor impor pada bulan laporan yang mencapai 6,680 % (year-on-year) untuk transaksi ekspor  dan 64,09 %(yoy) untuk transaksi impor. Pertumbuhan tahunan kredit ekspor yang berada dibawah impor menggambarkan bahwa diperlukan perhatian khusus bagi pengembangan kinerja ekspor di daerah ini.

Upaya pemerintah memberlakukan fasilitas Kemudahan lmpor Tujuan Ekspor (KITE) sangat diharapkan mampu mendorong pemanfaatan ekspor ke depannya.

Selain itu, pangsa kredit untuk sektor UMKM terhadap total penyaluran kredit perbankan terus meningkat. Pada bulan laporan, pangsa kredit UMKM mencapai 25,96 %, lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya sebesar 24,21 % dan bulan  Januari 2014 sebesar 25,21 %.

Untuk  pangsa terbesar penyaluran kredit sektor UMKM terdapat  pada sektor Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yaitu sebesar 54,99 % . "Peningkatan pangsa kredit UMKM ini merupakan perwujudan kesungguhan perbankan dalam menjalankan amanah yang digariskan Bank lndonesia untuk mengucurkan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) minimal 20 %  dari kredit produktif secara bertahap sejak tahun 2013 hingga 2018," jelas Difi.

Kewajiban tersebut  tertuang pada Peraturan Bank Indonesia (PBl) Nomor 14122/P8112012. Hal ini  juga tidak terlepas dari kesadaran bersama berbagai pihak yang bersinergi memberikan  perhatian terhadap pengembangan sektor riil khususnya UMKM dalam rangka memperkuat pondasi perekonomian nasional.

Difi menambahkan seiring dengan stabilisasi perekonomian, ternyata penyaluran kredit masih menunjukkan trend penurunan.

Pada Februari 2014 kredit yang tersalur Rp152,75 triliun, menurun 0,42 % (mtm) dibanding Januari 2014. Namun fungsi intermediasi masih tetap berjalan baik yang terlihat dari masih tumbuhnya kredit 14,84 % (yoy) dibanding posisi sama tahun 2013.

Pertumbuhan tahunan kredit perbankan konvensional 15,68 % (yoy) dan syariah 0,54 % (yoy). Sedangkan posisi sama tahun lalu, perbankan konvensional tumbuh 24,25 % dan syariah 49.09 %. Share kredit perbankan konvensional terhadap total penyaluran kredit mencapai 95,12 % dan sisanya 4,88 % bank syariah.

Gross Non Performing Loan (NPLs) pada Februari 2014 tercatat 2,45 %, sedangkan persentase kredit yang disalurkan atau Loan to Deposit Ration (LDR) perbankan Sumut 97,08 %. (A3/f)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru