Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Wapres: Konsumen Menentukan Perekonomian

*Produsen Jangan Menipu
- Kamis, 24 April 2014 20:08 WIB
279 view
 Wapres: Konsumen Menentukan Perekonomian
Jakarta (SIB)- Wakil Presiden Boediono kemarin mencanangkan Gerakan Konsumen Cerdas, Mandiri, dan Cinta Produk Indonesia. Pencanangan ini sejalan dengan peringatan Hari Konsumen Nasional yang jatuh pada 20 April.

Boediono dalam sambutannya mengungkapkan, konsumsi merupakan salah satu faktor penting perekonomian. Itu sebabnya perlu ditanamkan edukasi untuk para konsumen mengenai cerdas memilih produk, mandiri, dan cinta produk dalam negeri.

"Dua per tiga penghasilan nasional kita adalah pegeluaran dari konsumen. Jadi sangat besar, Andalah yang menentukan," kata Boediono saat acara Hari Konsumen Nasional Pencanganan Gerakan Konsumen Cerdas, Mandiri, dan Cinta Produk Dalam Negeri di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (23/4).

Boediono mengatakan, 250 juta penduduk Indonesia adalah konsumen. "Jumlahnya luar biasa, tapi yang lebih penting bukan berapa jumlahnya. Tapi kemampuannya dalam menentukan arah," katanya.

Oleh karena itu, edukasi terhadap konsumen merupakan hal yang penting. Edukasi perlu dilakukan sedini mungkin, terutama untuk memupuk rasa cinta terhadap produk dalam negeri.

"Konsumen Indonesia mampu mengarahkan kemampuan ekonomi kita, itu perlu ditanamkan pada sekolah dasar," sebut Boediono.

Produsen Jangan Nipu

Wakil Presiden Boediono berpesan agar konsumen di Indonesia lebih cerdas memilih produk barang dan jasa. Di sisi lain, produsen pun diharapkan tidak melakukan penipuan terhadap konsumen.

"Bagi produsen, dunia bisnis, jangan sampai mengecewakan konsumen. Jangan sampai kita nipu konsumen sendiri," tegas Boediono.

Dia mengatakan, konsumen Indonesia pun harus cerdas dalam memilih barang dan jasa. Terutama dalam memilih barang legal dan buatan dalam negeri.

"Ini semua bermuara ke perbaikan kesejahteraan konsumen, tapi juga sekaligus mendukung kegiatan ekonomi kita di dalam negeri," tutupnya.(dtf/ r)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru