Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 Juli 2026

PNM Kenalkan Konsep Pemasaran Endorfin Kepada UMKM

- Kamis, 24 April 2014 20:09 WIB
530 view
 PNM Kenalkan Konsep Pemasaran Endorfin Kepada UMKM
Medan (SIB)- PT Permodalan Nasional Madani (PNM), lembaga keuangan khusus yang sahamnya 100% milik pemerintah memperkenalkan konsep pemasaran endosphin kepada 100 pelaku usaha UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Medan.

“Tugas utama PNM memberikan solusi pembiayaan pada Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) dengan kemampuan yang ada berdasarkan kelayakan usaha serta prinsip ekonomi pasar,” ujar Andi Estetiono, Pemimpin PNM Cabang Medan di sela acara program pengembangan kapasitas usaha, Rabu (23/4).

Ia mengatakan, dengan berbagai konsep pemasaran endorphin diharapkan dapat semakin melejitkan usaha para pelaku UMKM, khususnya nasabah ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro), sehingga mampu menjadi yang terbaik di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

Katanya, konsep pemasaran endorphin yakni  strategi pemasaran yang dirancang untuk membuat pelanggan merasa nyaman dan rileks. Praktek pemasaran dengan menstimulasi produksi hormon endorfin ini diperlukan bukan hanya untuk memuaskan pelanggan secara transaksional dan relasional, tetapi juga secara psikososial.

Dan menurutnya, 100 nasabah ULaMM yang  dibina itu agar lebih kreatif dalam mengembangkan strategi pemasaran guna meningkatkan penetrasi pasar. Sebab, lanjutnya, untuk menjadi wirausahawan yang sukses diperlukan keterampilan mengelola usaha secara profesional dan kreatif dalam melihat dan mengaplikasikan strategi pemasaran.

“UMKM tidak hanya fokus pada produksi, mereka juga harus belajar mengelola bisnis dengan baik dan menjual produknya untuk memperoleh keuntungan maksimal,” ujarnya.

Andi menambahkan banyak faktor yang mendukung keberhasilan dalam berwirausaha, seperti kualitas dan keunikan produk atau jasa yang ditawarkan serta strategi pemasaran maupun mental pantang menyerah.

Dengan dukungan pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, PNM dikelola dengan prinsip-prinsip profesionalisme, transparansi, dan good corporate governance siap melangkah memasuki era Indonesia baru, menuju masyarakat Madani yang dicita-citakan.

Sementara itu M Lukman Rizal, Direktur Bisnis Mikro I PNM, menjelaskan program pelatihan nasabah ini merupakan bagian terintegrasi dari bisnis PNM sebagai BUMN yang dikhususkan bagi pemberdayaan UMKM. Melalui keterpaduan jasa pembiayaan dan pembinaan ini diharapkan bisa memberikan solusi secara menyeluruh bagi pelaku UMKM dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi.

“Pada akhirnya diharapkan akan semakin banyak jumlah pelaku UMKM dan makin tersebar, sehingga bisa mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja baru,” tutur Lukman.

PNM saat ini memiliki 706 jaringan layanan terdiri dari 26 cabang, 4 cabang pembantu, 97 klaster dan 577 unit ULaMM, yang menjangkau 2.799 kecamatan di seluruh Indonesia.

Khusus di wilayah Sumatera Utara, PNM Cabang Medan membawahi operasional bisnis dari 47 kantor ULaMM dibantu monitor oleh tujuh  klaster, yakni klaster Binjai, Berastagi, Kisaran, Medan, Padang Sidempuan, Pematang Siantar, dan Rantau Prapat.

Sampai akhir Maret 2014, total outstanding pembiayaan PNM Cabang Medan mencapai Rp260,5 miliar, dengan jumlah debitur sebanyak 7.182 orang. (A3/f)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru