Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 Juli 2026

Pasca Pemilu Legislatif, Dunia Usaha Sumut Kian Jagokan Jokowi untuk Capres

- Sabtu, 26 April 2014 14:55 WIB
474 view
Pasca Pemilu Legislatif, Dunia Usaha Sumut Kian Jagokan Jokowi untuk Capres
Medan (SIB)- Pasca Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 9 April lalu, kalangan dunia usaha di Sumut tampak semakin optimis dan ’menjagokan’ figur Joko Widodo yang akrab dan populer dipanggil Jokowi (Gubernur DKI Jakarta), sebagai calon Presiden (Capres) RI pada Pemilu Presiden & Wakil Presiden RI pada Oktober mendatang.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang & Industri (KADIN)) Propinsi Sumut Ir Tommy Wistan, dan Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Medan Mont Gomery Munthe, secara terpisah menyebutkan sosok atau figur Jokowi sebagai Capres RI sejak sebelum Pemilu Legislatif, benar-benar fenomenal dan menjadi pusat perhatian publik sehingga mengerucut menjadi dukungan nyata, sehingga saat ini unggul di antara tokoh atau kandidat Capres lainnya.

”Setelah Pemilu 9 April pekan lalu, nama Jokowi tampak semakin mencuat pada berbagai lapisan masyarakat, termasuk di kalangan dunia usaha, bisa jadi ini dipengaruhi gerakan dukungan yang kian berkembang di sejumlah daerah lain di Indonesia, selain di Jawa. Jokowi memang benar-benar fenomenal dan populer bahkan populis sehingga tampak menjadi idaman semua orang. Sikapnya yang pro rakyat selama ini juga menjadi gambaran sikap yang diyakini akan pro dunia usaha dalam arti bisa mewujudkan transparansi anggaran untuk pembangunan, mewujudkan supremasi hukum untuk realisasi atau ekspansi usaha pada semua bidang investasi, dan keberpihakan pembangunan untuk rakyat termasuk pembangunan sektor infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi daerah atau nasional nantinya,” ujar Tommy Wistan Batam melalui telepon selernya, kepada SIB di Medan, Selasa (16/4) kemarin.

Pengusaha muda yang baru sebulan melepas jabatan sebagai Ketua DPD Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) Sumut karena diangkat jadi Wakil Sekjen REI Pusat (DPP) itu, juga menyatakan optimis bahwa dukungan terhadap Jokowi akan bertambah menjelang Pilpres nantinya.

Hal senada juga dicetuskan Mont Gomery dari Organda Medan, bersama rekannya Robin Simangunsong SE (bendahara) dan wakil bendahara Hotlen Silitonga, dalam satu pertemuan di Merdeka Walk, Selasa (15/4) seusai meninjau kompleks perusahaan angkutan kontainer yang sedang stop operasi (aksi mogok) di Pelabuhan Belawan, bahwa Jokowi saat ini semakin dijagokan publik seacara individual maupun kelompok di Sumut.

”Semula memang ada beberapa nama yang mengemuka di Sumut sebagai figur Capres RI, yaitu Dahlan Iskan, Jokowi, Aburizal Bakrie dan Prabowo Subianto. Tapi, nama Jokowi lebih unggul setelah Pemilu 9 April kemarin. Namun, siapapun Capres unggulan nantinya, hal yang perlu dipikirkan adalah bagaimana menjadikan momen ini agar orang Sumut punya andil mengusung calon Wapres-nya, kalau bisa ya... orang Sumut seperti Luhut Panjaitan yang sudah dipromosikan di Jawa Barat,” ujar Mont Gomery Munthe kepada pers, disaksikan rekannya sesama pengusaha angkutan di kota Medan.

Kendati bukan orang-orang yang berkecimpung di dunia politik, Mont Gomery Munthe dan Robin Simangungsong menyatakan apresiasi kepada pihak atau barisan yang telah mengorbitkan Luhut Panjaitan sebagai salah satu kandidat yang layak diusung menjadi calon Wapres RI, khususnya di kota Bandung sekitarnya (Jawa Barat). Sehingga, warga atau orang Sumut sendiri dinilai perlu menindaklanjuti gerakan usulkan dan usung Luhut di daerah  sendiri (Sumut).

Secara khusus Mont Gomery menyebutkan, figur atau nama Jokowi memang ikut populer di Sumut sebagai kandidat pemimpin bangsa. Selain hidup dan tampil bersahaja, Jokowi juga dinilai sangat proaktif menyahuti suara dan aspirasi rakyat melalui aksi-aksi ’temu muka atau jumpa bicara’ (blusukan) dengan masyarakat hingga ke pelosok kumuh pinggiran ibukota. Citra Jokowi di Sumut ternyata kian meluas karena kinerjanya yang dominan pro rakyat, sebagaimana kinerjanya ketika menjadi Walikota Solo.

”Bagi sektor dunia usaha, kepemimpinan gaya atau model Jokowi itu sangat dibutuhan untuk menciptakan atau jaminan iklim kondusif untuk kelangsungan usaha dan pengembangan investasi, antara lain dengan kebijakan mempermudah proses dan prosedur. Sehingga, hal ini mendorong dan merangsang pertumbuhan arus investasi lintas sektoral dari negara lain nantinya,” ujar Mont Gomery optimis.

Sebelumnya, Senin (14/4), hal senada juga dicetuskan Ir Julius Bangun, pengusaha jasa konsultan konstruksi dari Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sumut, yang juga telah dihunjuk menjadi Ketua Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Sumut, serta Jhon Whas, pengusaha restoran dan pengurus Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, bahwa dukungan terhadap Jokowi sebagai Capres RI, memang semakin meluas dengan berbagai bentuk dan gerakan di Sumut.

”Saat ini sedang dipersiapkan satu deklarasi atas pembentukan Laskar Rakyat Jokowi di Sumut, yang menghimpun para pendukung Capres Jokowi dari berbagai kalangan, baik dari kalangan pengusaha, akademisi, profesional, aktifis LSM hingga masyarakat biasa. Sebelumnya, wujud dukungan kepada Capres Jokowi juga telah dilakukan berbagai pihak dalam bentuk aksi tanda tangan massal yang melibatkan barisan pemuda dan mahasiswa di sekitar USU (Jln Dr Mansyur) belum lama ini,” katanya kepada SIB. (A5/c)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru