Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Pertumbuhan UMKM di Sumut Terus Meningkat Pesat

*Dra Masri MSi : KUR saat Ini tidak Pakai Agunan
- Selasa, 29 April 2014 19:50 WIB
493 view
Pertumbuhan UMKM di Sumut Terus Meningkat Pesat
Medan (SIB)- Pertumbuhan wirausaha baru khusus sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Sumut sepanjang tahun 2013 mencapai 6,53 persen. Sedangkan  koperasi bertumbuh 4,61persen. Di tengah tekanan ekonomi dunia dan regional yang cenderung lesu, di Sumut masih mampu memunculkan 187.966 pelaku UMKM yang mampu menyerap 274.812 tenaga kerja .

“UMKM masih menjadi andalan menopang perekonomian dalam mengurangi angka pengangguran dan jumlah penduduk miskin,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Drs Masri MSi, kepada SIB, di Medan, Senin (28/4).

Dia menjelaskan, terjadi pertambahan jumlah wirausaha UMKM dari 2.877.765 unit pada tahun 2012 menjadi 3.065.731 unit usaha pada tahun 2013 atau tumbuh sebesar 6,53 persen. UMKM tersebut berhasil menyerap 4.676.143 tenaga kerja pada tahun 2012, dan meningkat 5,88 persen pada tahun 2013 menjadi 4.950.955 tenaga kerja.

“Sektor UMKM strategis bagi perekonomian baik nasional maupun daerah. Karena itu mendorong munculnya pelaku usaha baru menjadi salah satu program strategis pemerintah,” jelasnya.

Saat ini kata Masri, Kredit Usaha Rakyat (KUR) tidak menggunakan agunan lagi jika ingin meminjam. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika perbankan yang menyalurkan KUR harus pakai agunan. Dengan tidak menyertakan agunan tentu para pelaku usaha akan terus bertambah pesat lagi di tahun  2014 ini.

“KUR selama ini perbankan yang menyalurkan kepada pelaku UMKM dan mereka tidak mau pusing sehingga selalu menyertakan agunan. Tetapi saat ini KUR sudah ditangani Dinas Koperasi melalui Kementerian Koperasi dan UKM RI dan diberikan kemudahan kepada peminjam tanpa ada agunan, tentu harus dilunasi, jika tidak akan dilaporkan ke pihak berwajib dan akan ditangani Kejatisu,” ujarnya.

Saat ini salah satu upaya menambah wirausaha baru dengan menumbuhkan jiwa wirausaha dari kalangan mahasiswa. Pada tahun 2013, sebanyak 52 pelaku usaha dari kalangan mahasiswa mendapat bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI dengan dana  Rp 250.000.000.

“Dari 52 wirausaha baru ini diharapkan menjadi pelopor lahirnya wirausaha-wirausaha baru dari kalangan mahasiswa lainnya. Dan memotivasi para siswa untuk tidak mencari pekerjaan saja, seperti PNS, tetapi membuka usaha baru sehingga dapat membantu orang lain bekerja,” kata Masri.

Mengenai koperasi, Masri memaparkan perkembangan koperasi sepanjang periode 2012 – 2013 yang secara kelembagaan mengalami perkembangan yang cukup baik. Untuk periode 2012 – 2013 mengalami peningkatan sebanyak 518 unit atau 4,61 persen. (A19/w)
 
 

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru