Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 Juli 2026

Genjot Ekspor Produk Kerajinan, Pemerintah Bidik Pasar Hong Kong

- Selasa, 29 April 2014 19:56 WIB
346 view
 Genjot Ekspor Produk Kerajinan, Pemerintah Bidik Pasar Hong Kong
Jakarta (SIB)- Tahun ini, Kementerian Perdagangan menargetkan kenaikan ekspor produk kerajinan sekitar 7-8 persen dari US$ 669,16 juta menjadi US$ 721-728 juta. Pasar yang dibidik adalah yang memiliki potensi besar. "Misalnya Hong Kong," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Nus Nuzulia Ishak, Senin, 28 April 2014.

Nilai ekspor produk kerajinan Indonesia ke Hong Kong selama periode 2009-2013 mengalami peningkatan sebesar 94,90 persen menjadi US$ 21,2 juta. Selama Januari 2014, nilai ekspor ke Hong Kong sebesar US$ 3,2 juta atau 5,35 persen dari total ekspor kerajinan Indonesia.

Hong Kong merupakan salah satu pasar yang prospektif untuk produk-produk Indonesia di kawasan Asia. Pada periode 2014-2015, ekspor produk Indonesia ke Hong Kong ditargetkan tumbuh sebesar 4,5-5,5 persen dari US$ 2,63 miliar menjadi US$ 2,81-2,84 miliar.

"Produk yang ditargetkan meningkat, antara lain elektronik, perhiasan, tekstil dan produk tekstil (TPT), mesin-mesin, dan produk unggulan lainnya termasuk produk hasil hutan," kata Nus.

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan ekspor produk unggulan serta melanjutkan promosi produk kerajinan Indonesia, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional saat ini berpartisipasi dalam Hong Kong Gift and Premium Fair 2014. Pameran ini akan dilaksanakan pada 27-30 April 2014 mendatang di Hong Kong Convention and Exhibition Centre. (Tempo.co/h)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru