Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

PT Batan Tekno Milik BUMN Bujuk Bill Gates Bikin Reaktor Nuklir Canggih di Indonesia

- Rabu, 30 April 2014 16:52 WIB
288 view
 PT Batan Tekno Milik BUMN Bujuk Bill Gates Bikin Reaktor Nuklir Canggih di Indonesia
Jakarta (SIB)- Badan Usaha Milik Negara (BUMN) produsen nuklir, PT Batan Tekno (Persero) sedang menjajaki kerjasama dengan Terra Power. Perusahaan milik orang terkaya di dunia, Bill Gates, itu sedang mengembangkan reaktor nuklir generasi terbaru.

Reaktor itu digunakan untuk keperluan pembangkit listrik generasi ke-4 atau traveling wave reactor (TWR) yang modern dan sangat aman. Saat ini pengembangan memasuki tahap pemilihan negara yang akan dijadikan lokasi untuk mendirikan purwarupa (prototype) reaktor nuklir.

"Bill Gates mencari lokasi pendirian prototype. Kita bersaing dengan Tiongkok. Ini bagus, nggak ada limbah, bahan bakar diganti 60 tahun sekali, listriknya murah. Saya minta supaya dibangun di Indonesia. Kalau dibangun di Tiongkok, dia yang akan hebat," Kata Yudiutomo Imardjoko pada acara Indonesia Green Infrastructure Summit 2014 di Pacific Place, Jakarta, Selasa (29/4).

Yudi menuturkan, reaktor generasi ke-4 ini memiliki beberapa keunggulan seperti penggantian bahan bakar setiap 60 tahun sekali, sistem pendingin yang tidak perlu sentuhan manusia saat terjadi bencana, sampai tidak ada limbah, dan menghasilkan energi yang murah.

Karena memiliki beberapa keunggulan, Yudi menambahkan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan perwakilan Bill Gates agar bersedia membangun prototype di Indonesia.

"Kita sudah lakukan komunikasi dengan Terra Power agar bangun di Indonesia," jelasnya.

Dari perbincangan tahap awal, Terra Power masih memprioritaskan Tiongkok. Pasalnya, peraturan dan perizinan yang mengatur pengembangan teknologi nuklir di negeri tirai bambu masih sangat mendukung daripada Indonesia. Meski demikian, Batan Tekno tidak akan menyerah.

"Aturan yang mudah dibangun di Tiongkok. Aturan nuklir yang baru di sana mudah," sebutnya.

Jika ini berhasil dikembangkan, Indonesia akan memiliki sumber energi murah dengan kapasitas super besar. Setiap reaktor mampu menghasilkan 500 mega watt (MW).

Jika Bill Gates akhirnya menunjuk Indonesia, Yudi mengaku akan membangun reaktor di daerah Kalimantan. Kalimantan dipilih karena daerahnya bebas gempa dan kebutuhan listrik di sana diproyeksi meningkat seiring dibangunnya smelter untuk program hilirisasi tambang.

"Lokasi saya ingin Kalimantan. Di sana nggak ada gempa. Sekarang kebutuhan di 300 MW. Dengan ada smelter maka kebutuhan bisa berlipat-lipat," sebutnya. (detikfinance/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru