Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Indonesia Kekurangan Teknisi Pesawat

- Rabu, 30 April 2014 16:55 WIB
330 view
  Indonesia Kekurangan Teknisi Pesawat
Jakarta (SIB)- Indonesia saat ini masih kekurangan tenaga ahli di bidang perawatan pesawat. Dalam setahun diperkirakan institusi pendidikan di Indonesia hanya mampu mencetak 600 orang tenaga ahli bidang perawatan pesawat.

"Teknisi dan tenaga ahli perawatan pesawat masih menjadi profesi langka di Indonesia dan menjadi isu utama industri perawatan pesawat," kata Presiden Indonesia Aircraft Maintenance Shop Asosiation (IAMSA) Richard Budihadianto di Jakarta, Selasa, 29 April 2014.

Saat ini jumlah keseluruhan teknisi dan tenaga ahli perawatan pesawat di Indonesia diperkirakan di bawah tiga ribu orang. Padahal, kebutuhan industri perawatan pesawat untuk lima tahun ke depan diperkirakan mencapai enam ribu orang dengan asumsi kapasitas MRO (maintenance, repair, overhaul) nasional ditingkatkan 30-40 persen.

Potensi peningkatan pasar perawatan pesawat di Indonesia sangat besar karena pertumbuhan bisnis penerbangan rata-rata mencapai 20 persen tahun. Untuk mengatasi kekurangan itu, dibutuhkan terobosan pemerintah dan pelaku industri MRO untuk memenuhi kebutuhan itu.

IAMSA mendorong pemerintah memperbanyak institusi pendidikan yang mampu mencetak teknisi dan tenaga ahli perawatan pesawat terbang. "Kalau tidak cepat diantisipasi, kami khawatir akan diisi oleh tenaga-tenaga asing," ujar Richard. (Tempo.co/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru