Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Jelang Ramadhan, Harga Barang Kebutuhan di Medan Mulai Naik

- Senin, 05 Mei 2014 15:29 WIB
544 view
Jelang Ramadhan, Harga Barang Kebutuhan di Medan Mulai Naik
Medan (SIB)- Harga berbagai barang kebutuhan di Kota Medan mulai bergerak naik diduga dampak psikologis akibat mendekatnya Bulan Puasa Ramadhan.

Pantauan di pasar tradisional di Medan, Minggu, kenaikan khususnya terjadi pada sayur-mayur seperti cabai, tomat dan bawang merah serta telur ayam ras.

"Harga memang sudah bergerak naik karena pembelian dari pemasok juga naik," kata pedagang di Pasar Inpres Titi Kuning, Medan, N. bre Ginting Kepala Antara di Medan, Minggu.

Pemasok, kata dia, mengaku kenaikan harga karena pasokan ketat dari petani di sentra produksi.

Harga bawang merah misalnya menjadi Rp23ribu-Rp24ribu per kg dari awalnya  Rp14ribu-Rp16ribu per kg.

Sedangkan harga cabai merah juga sudah mencapai Rp20ribu hingga Rp24ribu per kg dari Rp12ribu-Rp14ribu per kg sebelumnya.

"Tomat juga  melonjak tajam menjadi Rp8ribu hingga Rp10ribu dari sebelumnya hanya Rp3.500 hingga Rp4ribu per kg,"katanya.

Harga telur ayam ras bahkan ikut naik atau paling murah Rp1.000 per butir dari Rp900 per butir sebelumnya.

"Harga bisa naik lagi karena mau Puasa Ramadhan dimana permintaan naik,"katanya.

Kepala Sub Program Dinas Pertanian Sumut, Lusyantini mengakui terjadinya penurunan produksi sayur mayur di sentra produksi akibat pengaruh iklim.

Produksi bawang merah misalnya selama triwulan I 2014 hanya. 1.544 ton dari periode sama 2013 yang sudah 2.497 ton.

Tomat juga produksinya anjlok sebesar 47,48 persen dari periode 2013 yang sebanyak 31.146 ton menjadi 16.359 ton.

"Penurunan produksi dampak pengaruh perubahan iklim dan termasuk masih belum pulihnya hasil tanaman petani di Karo pascaerupsi Sinabung,"katanya.

Distan terus berupaya meningkatkan produksi dan bekerja sama dengan dinas lainnya untuk mengatasi gangguan pasokan.

"Kenaikan harga dikhawatirkan mendorong kenaikan inflasi yang sudah terjadi pada April dimana Sumut mencapai 0,23 persen,"ujar Lusyantini. (Ant/d)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru