Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026
Ekonomi Sumut Triwulan I Tahun 2014 Naik 1,83 %

Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan Alami Pertumbuhan Tertinggi

- Selasa, 06 Mei 2014 15:35 WIB
1.192 view
  Sektor Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan Alami Pertumbuhan Tertinggi
Medan (SIB)- Kinerja perekonomian Sumatera Utara pada triwulan I tahun 2014 yang digambarkan oleh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2000 mengalami kenaikan 1,83 % dibanding triwulan IV tahun 2013 (q-to-q).

Hal itu diungkapkan Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Sumut Ir Win Koesdiatmono MM kepada wartawan di kantorya Jalan Asrama Medan Senin siang (5/5).

Ia mengatakan,  peningkatan tersebut  didukung  pertumbuhan hampir semua sektor ekonomi, kecuali sektor pertambangan dan penggalian,  industri pengolahan, bangunan dan jasa-jasa yang justru mengalami penurunan.

Win lebih lanjut memaparkan pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pertanian mencapai 6,64 % (q-to-q), disusul sektor perdagangan, restoran dan hotel tumbuh sebesar 4,32 %, sektor pengangkutan dan komunikasi 1,59 %, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 1,59 % dan sektor listrik, gas dan air bersih 1,33 %

Sedangkan sektor ekonomi lainnya, katanya, mengalami penurunan pertumbuhan yakni sektor pertambangan dan penggalian masing-masing sebesar 0,65 %, sektor jasa-jasa 1,43 %, sektor industri pengolahan 2,04 % dan sektor bangunan 2,36 %.

"PDRB triwulan I tahun 2014 bila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2013 (y-on-y), atas dasar harga konstan 2000 tumbuh sebesar 5,60," ujarnya.

Dikatakannya, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 10,50 % disusul  sektor jasa-jasa 7,50 %, sektor industri pengolahan 5,93 %, sektor bangunan 5,89 %, sektor perdagangan, hotel dan restoran 5,65 %, sektor listrik, gas dan air bersih 5,59 % dan sektor pengangkutan dan komunikasi tumbuh sebesar 5,32  %. Sedangkan dua lainnya tumbuh dibawah 4 %.

Sedangkan besarnya sumbangan masing-masing sektor perekonomian dalam menciptakan laju pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan I tahun 2014 dibandingkan dengan triwulan I tahun 2013 (y-on-y) yakni  sektor industri pengolahan memberikan sumbangan sebesar 1,16 %, disusul sektor perdagangan, hotel dan restoran 1,10 %, sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan 0,85 %, sektor jasa-jasa 0,77 %, sektor pertanian 0,68 %, sektor pengangkutan dan komunikasi 0,56 % dan sektor bangunan 0,40 %.

Sektor lainnya yakni sektor listrik, gas dan air bersih dan sektor pertambangan dan penggalian memberikan sumbangan yang sama  yakni sebesar 0,04 % .PDRB Sumatera Utara atas dasar harga berlaku pada triwulan I tahun 2014 mencapai Rp108,66 triliun, sedangkan berdasar atas dasar harga konstan 2000 tercapai  sebesar Rp37,01 triliun.

Atas dasar harga berlaku,sebutnya untuk sektor ekonomi  menunjukkan nilai tambah bruto yang terbesar pada triwulan I tahun 2014 yakni sektor pertanian dengan nilai sebesar Rp23,59 triliun, disusul  sektor industri pengolahan sebesar Rp.23,02 triliun, sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar Rp21,08 triliun, sektor jasa-jasa sebesar Rp12,45 triliun, sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar Rp10,42 triliun, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar Rp8,39 triliun, dan sektor bangunan sebesar Rp7,41 triliun.

Sektor ekonomi lainnya yaitu sektor pertambangan dan penggalian menghasilkan  nilai tambah bruto sebesar Rp1,39 triliun dan sektor listrik, gas dan air bersih sebesar Rp913,26 miliar.

Pertumbuhan ekonomi triwulan I tahun 2014 bila dibandingkan dengan triwulan I tahun 2013 (y-on-y)dari sisi penggunaan, ungkapnya,sebagian besar berasal dari komponen konsumsi rumah tangga sebesar 4,21 %, komponen pembentukan modal tetap bruto 0,96 %, ekspor barang dan jasa neto 0,72 % (ekspor barang dan jasa 2,88 % dan impor barang dan jasa 2,16 %), konsumsi pemerintah 0,41 % dan konsumsi lembaga nirlaba 0,02 %. (A3/ r)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru