Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Kredit PHR Rp 41,29 Triliun, Terbesar Dari Total Kredit di Sumut

- Rabu, 07 Mei 2014 13:57 WIB
376 view
 Kredit PHR Rp 41,29 Triliun, Terbesar  Dari Total Kredit di Sumut
Medan(SIB)- Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IX Sumut/Aceh Difi A Johansyah mengatakan, aktivitas kampanye dan persiapan Pemilu 2014  kemarin turut memberikan dampak terhadap pertumbuhan sektor PHR (Perdagangan,Hotel dan Restoran) meskipun dalam ruang yang relatif terbatas.

Hal itu diungkapkannya kepada wartawan di Gedung BI Jalan Balai Kota Medan, Senin siang (5/5). Ia menyebutkan,  berdasarkan sektor ekonomi, pangsa penyaluran kredit terbesar  yakni  kredit di Sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran (PHR) yaitu mencapai Rp 41,29 triliun atau mencapai 26,47 %  dari total kredit di Sumut pada Maret 2014.

Sementara itu pertumbuhan kredit sektor PHR mencapai 24,99 % (yoy) pada Maret 2014,  atau meningkat  dibandingkan pertumbuhan di bulan sebelumnya yang mencapai 20,54% (yoy). Masih tumbuh positifnya tingkat konsumsi masyarakat menjadi motor penggerak pertumbuhan sektor PHR.

Kredit Rp 155,96 triliun


Di satu sisi ia mengatakan, penyaluran kredit turut menunjukkan tren peningkatan yang  ditandai dengan pertumbuhan kredit sebesar 16,51 %  (yoy) pada Maret 2014 dari Rp 133,86 triliun menjadi Rp 155.96  triliun. Pertumbuhan kredit ini  lebih tinggi dibandingkan

pertumbuhan kredit Februari 2014 yang mencapai 14,84 % (yoy), dari Rp 133,01 triliun menjadi Rp 152,75 triliun.

Namun  secara bulanan, kredit mengalami pertumbuhan sebesar 2,1% (mtm) pada Maret 2014 atau  lebih tinggi dibandingkan bulan Februari yang mengalami penurunan sebesar -0,42% (mtm).

Berdasarkan komposisinya, share kredit perbankan di Sumut sebesar 95,24 % atau Rp 148,53  triliun untuk perbankan konvensional dan 4,76 % atau Rp 7,43 triliun. untuk perbankan syariah.

Pertumbuhan kredit perbankan konvensional mencapai 17,47% (yoy)pada Maret 2014, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan syariah yang tumbuh sebesar 0,13%.

Aset Perbankan

Di sisi lain aset perbankan Sumatera Utara   mengalami akselerasi dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan aset perbankan pada Maret 2014 yang mencapai 17,52% (yoy), dari Rp 183,83 triliun menjadi Rp 216,03 Triliun.

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan aset pada Februari 201 4 yang mencapai 16,12% (yoy), dari Rp 183,07 triliun menjadi Rp 212,58 triliun,ujar  Difi.

Ia mengatakan,secara bulanan, aset perbankan turut menunjukkan percepatan dengan pertumbuhan sebesar 1,62 % (mtm) pada Maret 2014 atau  mengalami peningkatan dibandingkan dengan pertumbuhan Februari 2014yang mencapai 0,46% (mtm).

Namun aset perbankan Sumut masih didominasi oleh perbankan konvensional dengan komposisi share aset sebesar  Rp 204,97 triliun dan  Rp 11,06  triliun untuk perbankan syariah per Maret 2014.

Meskipun demikian, pada Maret 2014,sebutnya pertumbuhan aset perbankan syariah mencapai 18,92% (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan aset perbankan konvensional yang mencapai 17,44% (yoy).(A3/w)
 

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru