Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Selain Batik, Jamu Juga Sudah Mendunia

- Kamis, 08 Mei 2014 12:55 WIB
420 view
 Selain Batik, Jamu Juga Sudah Mendunia
SIB/ANTARA FOTO/Agus Bebeng/Asf/ama/14.
PAMERAN BATIK DAN TENUN: Wakil Gubernur Jabar, Dedy Mizwar memerhatikan produk yang dipajang dalam "Festival Batik, Bordir dan Tenun Nusantara" di Graha Manggala Siliwangi Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/5). Pameran ini diselenggarakan untuk meningkatkan nil
Jakarta (SIB)- Produk jamu kini tak hanya identik dengan minuman obat penambah stamina atau penghilang pegal bagi masyarakat pedesaan. Jamu kini sudah semakin mendunia. “Jamu itu brand Indonesia, sama seperti batik dan rendang," kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, Rabu (7/5).

Menurut Bayu, nilai bisnis jamu Indonesia saat ini sekitar Rp 20 triliun, dari angka itu sekitar Rp 2,5 triliun di antaranya diekspor ke mancanegara.

Bayu menyatakan, jamu kini tak hanya dibatasi dalam arti obat atau produk penyembuhan saja. “Jamu dalam kelompok obat hanya sekitar sepuluh persen dari total bisnis jamu," ujarnya.

Saat ini, kata dia, jamu juga mencakup suplemen, minuman penyegar, kosmetik, dan produk spa.

Bayu yakin produk jamu asal Indonesia punya daya saing kuat secara global. Guna memperkuat daya saing jamu asal Indonesia adalah dengan memperkuat organisasi dan rantai pasokannya di dalam negeri. "Selain itu, pendekatan ilmu pengetahuan dalam produksi jamu juga perlu didukung," kata Bayu. (Tempo.co/f)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru