Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

Data Tenaga Kerja AS Turun Bikin Rupiah Menguat

- Sabtu, 07 Januari 2017 15:52 WIB
398 view
Jakarta (SIB)- Data US kemarin malam terlihat mixed. ADP employement change meleset di bawah konsensus 153.000 (cons 175.000). Klaim ketenagakerjaan AS menunjukkan penurunan sebanyak 25.000 klaim ke level 235.000 untuk pekan pertama bulan Januari 2017. Ini membuat rupiah menguat.

Demikian disampaikan Analis Global Market Bank Mega, James Evan Tumbuan dalam risetnya seperti dikutip, Jumat (6/1).

Para pelaku pasar sudah mengantisipasi data ketenagakerjaan sehari sebelumnya di mana Dollar Index perlahan melemah terhadap major currency pada pembukaan pasar Eropa tadi malam. DXY pagi ini dibuka di angka 101.39. Posisi sell pada USD membuat yield US Treasury 10Y mengalami penurunan yield sebanyak 0,39%

Rupiah terlihat masih akan menguat dengan target range pergerakan Rp 13.300-Rp 13.380. Sentimen penguatan rupiah masih terpengaruh oleh data AS ditambah dengan kembalinya para pelaku pasar masuk ke mata uang major tak terlepas emerging markets. Untuk mendongkrak perekonomian Indonesia, pemerintah berencana memasuki market ekspor baru di kawasan Amerika latin serta Afrika.

Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS kemarin pagi  bergerak di Rp 13.340 dibandingkan posisi pembukaan  di Rp 13.370.

Di regional, mata uang major yang terkait dengan DXY seperti EUR, GBP serta Yen berada dalam tren bullish. Kemarin Euro sedikit mengalami koreksi setelah menguat 137 pips dari Kamis sore.

Level Resisten Euro 1.0627 dengan target support 1.0560. Sterling masih berpotensi menguat menembus level resisten 1.2434 apabila data NFP US dirilis mengecewakan. Mengantisipasi data penting Amerika,  JPY kembali menjadi pilihan dengan target support 115.20 (detikfinance/ r)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru