Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

2016, PGN Area Medan Jual Gas Senilai Rp400 Miliar

- Kamis, 09 Februari 2017 20:25 WIB
379 view
Medan (SIB) -Selama Tahun 2016 PT PGN (Perum Gas Negara) Area Medan berhasil menjual gas mencapai Rp400 miliar kepada 20.428 pelanggan terdiri dari 45 pelanggan industri, 19.888 rumah tangga, 495 komersial dan lain sebagainya.

Hal itu diungkapkan Sales Area Head Medan Syaeful Hadi kepada wartawan di kantornya Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (8/2).

Didamping Corporate Relation Represantativ Yusnaini, Syaeful mengatakan, realisasi penjualan tersebut meningkat 106% dari target penjualan 2016 sebesar 8,2 MMBTUD. Sedangkan nilainya meningkat 10% dibanding tahun 2015.

Namun target volume penjulan 2017 sebesar 9,59 MMBTUD.Dari sisi nilai diharapkan sebesar 8% dari tahun lalu.

"Realisasi penjualan 2016 sebesar 8,6 MMBTUD meningkat 106%," ujar Syaeful.

Di kesempatan itu, Syaeful membenarkan stok gas di Sumut sangat mencukupi, namun karena harganya mahal sehingga investor industri mengurangi stok pemakaian.

Mahalnya harga gas di Sumut, kata Syaeful, karena tingginya biaya transportasi dari Papua ke LNG Aceh untuk diolah menjadi gas kembali. "Penggunaan LNG untuk Sumut cukup tinggi," ujarnya sambil menyebutkan penghasil gas di Sumut selain dari Papua, Aceh juga dari ladang gas Kabupaten Langkat.

Gencar
Tingginya harga gas di Medan Sumut membuat pihak eksekutif dan legislatif DPR RI, DPRD Sumut dan DPD gencar meminta penurunan harga gas kepada pemerintah pusat.

Saat ini harga gas di Medan, Sumut sebesar 12,22 MMBTU. Dan pihak PGN berupaya melakukan penekanan harga tersebut, namun semua merupakan wewenang pemerintah pusat, ujar Hadi.

Disebutnya, pernah ada sejumlah pelanggan industri di Medan mengajukan pengurangan harga ke Menteri Perindustrian di Jakarta tahun lalu, namun hingga kini belum ada realisasinya. Artinya tetap menggunakan harga/tarif lama.

Sementara tarif untuk pelanggan RT sebesar Rp3.000 per M3 tidak ada masalah.

Kebutuhan gas industri di Sumut rata-rata per hari 9BBTU.

Diakuinya, akibat harga gas industri mahal berpengaruh pada usaha bisnis mereka. Jadi selain gas mereka menggunakan bahan bakar lainnya antara lain batubara.

Tahun 2017
Syaeful mengungkapkan, tahun 2017 terdapat 1.000 calon pelanggan rumah tangga, di antaranya 260 pelanggan sisa tahun lalu, 1 perusahaan industri dan 12 pelanggan komersil.

Menyinggung panjang perpipaan, disebutnya hingga saat ini 700 Km dan berapa lagi yang akan dibangun masih dalam pembahasan.

Ada pun pipa yang digunakan yakni ukuran 20 mm hingga 100 mm. Sedangkan pipa baja ukuran dari 2 inci hingga 16 inci. (A2/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru