Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 21 Oktober 2026

Pemerintah RI Cicil Utang Rp 152 Triliun dalam 3 Bulan

- Rabu, 26 April 2017 21:49 WIB
363 view
Jakarta (SIB)- Per akhir Maret 2017, total utang pemerintah pusat tercatat mencapai Rp 3.649,75 triliun. Dalam sebulan utang ini naik Rp 60 triliun, dibandingkan jumlah di Februari 2017 yang sebesar Rp 3.589,12 triiun.

Mengutip data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Selasa (24/4), total pembayaran cicilan utang pemerintah pada Januari-Maret 2017 adalah Rp 152,678 triliun, atau 29,67% dari pagu, atau yang dialokasikan pada APBN.

Pembayaran pokok utang pada periode itu mencapai Rp 87,543 triliun, terdiri dari pokok pinjaman Rp 9,424 triliun atau 14,26% dari pagu APBN. Kemudian pembayaran pokok Surat Berharga Negara (SBN) Rp 78,118 triliun atau 34,38% dari pagu APBN.

Sementara untuk pembayaran bunga utang, pada periode itu adalah Rp 65,136 triliun atau 29,45% dari pagu APBN.

Pembayaran bunga pinjaman sepanjang periode itu adalah Rp 2.969 miliar (18,41% dari pagu APBN). Sementara untuk SBN, bunga yang dibayar tercatat Rp 62,167 triliun (30,32% dari pagu APBN).

Pemberi Utang Terbesar
Secara bilateral, Jepang, Prancis, dan Jerman masih menjadi kreditur terbesar utang Indonesia. Sementara secara multilateral, Indonesia masih meminjam dari Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), dan Bank Pembangunan Islam (IDB).

Pemberi pinjaman bilateral dan multilateral terbesar buat Indonesia, seperti dikutip dari data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Selasa (25/4) yaitu Islamic Development Bank (IDB).

Per Maret 2017, utang pemerintah Indonesia ke IDB mencapai Rp 9,91 triliun, naik tipis dari bulan sebelumnya Rp 9,77 triliun. Persentasenya adalah 1,3% dari total utang luar negeri Indonesia.

Jerman. Hingga Maret 2017, utang pemerintah Indonesia ke Jerman mencapai Rp 24,66 triliun, naik tipis dari bulan sebelumnya Rp 24,6 triliun. Persentasenya adalah 3,3% dari total utang luar negeri pemerintah pusat.

Prancis. Sampai Maret 2017, utang Indonesia ke Prancis mencapai Rp 23,89 triliun. Turun tipis dari bulan sebelumnya Rp 24,38 triliun. Jumlah tersebut adalah 3,2% dari total utang luar negeri pemerintah pusat.

Bank Pembangunan Asia (ADB). Utang dari ADB hingga Maret 2017 adalah Rp 122,96 triliun, turun dari bulan sebelumnya Rp 123,75 triliun. Jumlah ini adalah 16,8% dari total utang luar negeri pemerintah pusat.

Jepang. Negeri Matahari Terbit ada di posisi kedua pemberi utang terbesar ke pemerintah Indonesia. Per Maret 2017, utang pemerintah Indonesia ke Jepang mencapai Rp 199,58 triliun, turun dari bulan sebelumnya Rp 201,8 trliun.

Utang tersebut mencapai 27,2% dari total pinjaman luar negeri pemerintah.

Bank Dunia. Bank Dunia kembali pemberi utang terbesar ke pemerintah Indonesia. Jumlahnya hingga Maret 2017 mencapai Rp 235,08 triliun, turun tipis dari bulan sebelumnya Rp 235,31 triliun.

Utang Indonesia ke Bank Dunia mencapai 32,1% dari total utang luar negeri pemerintah.

Selain 6 besar ini, Indonesia juga memiliki utang luar negeri ke     Korea Selatan Rp 19,66 triliun, China Rp 13,4 triliun, Amerika Serikat (AS) Rp 8,82 triliun, Australia Rp 7,22 triliun, Spanyol Rp 3,43 triliun, Rusia Rp 3,3 triliun dan Inggris Rp 2,06 triliun (detikFinance/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru