Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 Juli 2026

Kementan Imbau Petani Tanam Palawija Antisipasi Elnino

- Sabtu, 14 Juni 2014 12:53 WIB
278 view
Kementan Imbau Petani Tanam Palawija Antisipasi Elnino
Jakarta (SIB)- Kementerian Pertanian mengimbau petani untuk menanam komoditas palawija seperti jagung ataupun kedelai untuk mengantisipasi gejala alam Elnino yang mengakibatkan musim kering berkepanjangan.

Menteri Pertanian Suswono di Jakarta, Jumat, mengatakan tanaman padi membutuhkan banyak air sehingga tidak cocok ditanam di daerah-daerah yang sumber airnya sedikit.

"Karena padi membutuhkan air relatif lebih banyak. Jadi saya kira Palawija akan jauh lebih aman," katanya di sela melakukan peninjauan ke Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta.

Peninjauan beras menjelang Ramadhan tersebut dilakukan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Perdagangan M.Luthfi serta Dirut Perum BUlog Sutarto Alimoeso.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa El Nino dengan skala lemah hingga moderat berpotensi terjadi di Indonesia yang akan mengakibatkan kemarau menjadi lebih kering dan mengurangi stok air.

Kepala BMKG Andi Eka Sakya mengatakan El Nino tersebut akan mulai dirasakan pada Juli.

El Nino, tambahnya, akan menyebabkan mundurnya musim hujan tahun 2014/2015 sehingga musim kemarau tahun ini bakal lebih panjang.

Mentan Suswono menyatakan meskipun ada indikasi ke arah El Nino, namun kecenderungannya masih dalam taraf ringan, namun demikian untuk jaga-jaga pihaknya  tetap akan mengupayakan persiapan yang maksimal.

Kementan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk daerah yang kemungkinan berpotensi terkena dampak El Nino, hal itu untuk pendayagunaan sumber air.

"Nanti kita akan koordinasi bahwa daerah yang kemungkinan terkena dampak El Nino akan kita dayagunakan daerah yang mempunyai potensi sumber air. Apakah dari air tanah, air sungai, atau sumber lain yang masih memungkinkan," katanya.

Selain itu, melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbantan) pihaknya menyiapkan varietas tanaman padi yang tahan kering. (Ant/q)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru