Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 25 Agustus 2026

Harga Kebutuhan Pokok Kembali Melambung Tinggi Pasca Imlek

- Senin, 03 Februari 2014 17:46 WIB
678 view
Harga Kebutuhan Pokok Kembali Melambung Tinggi  Pasca Imlek
SIB/antara
HARGA PETAI MELONJAK : Petani menata petai yang baru dipanen untuk di kirim ke Bandung, Jabar, dan Jakarta di Desa Kandat, Jawa Timur, Kamis (30/1). Harga petai melonjak dari harga Rp.60 ribu per ikat (isi 100 helai) karena tingginya permintaan tetapi bel
Medan (SIB)-  Pasca Tahun Baru Imlek 2565 harga kebutuhan pokok di Kota Medan kembali melambung tinggi. Kenaikan harga disebabkan berkurangnya pasokan yang dijual pedagang. Situasi itu sangat dikeluhkan ibu-ibu rumah tangga yang berbelanja di sejumlah pasar tradisional di Pasar Tradisional Lorong Karto Medan, Sabtu (1/2).

“Sejak Januari 2014 memang sudah terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok, tetapi kali ini pasca perayaan hari Imlek bagi keturunan Tionghoa harga kebutuhan pokok kembali naik. Untunglah saat ini gaji sudah naik sehingga ada penyesuaian, kalau tidak, bisa hidup kami sekeluarga kembali ke zaman tak enak, makan ubi sebelum makan nasi,” ujar salah satu ibu rumah tangga, yang berbelanja di Pasar Lorong Karto, Kec Medan Perjuangan, Kota Medan bermarga br Panggabenan.

Ketika ditanya kepada pedagang soal penyebab naiknya harga ikan, Ayung salah satu pedagang menjawab, kenaikan harga disebabkan berkurangnya pasokan ikan yang masuk. Sementara para pedagang lainnya mengaku terpaksa membeli ikan dengan harga mahal dari agen.

Pantauan SIB di sejumlah Pasar Tradisional di Kota Medan, harga ikan bervariasi tetapi pada umumnya terjadi kenaikan. Ikan Dencis biasa dijualnya Rp 27 ribu per kilogramnya, naik menjadi Rp 30 ribu perkilo, Sementara Ikan Tongkol juga terjadi kenaikan, biasa dijual Rp 28 ribu per kg saat ini Rp32 ribu per kg. 

Bukan harga ikan laut saja yang naik, tetapi harga kebutuhan pokok lainnya berupa beras juga terjadi kenaikan, dimana harga beras cap panci ukuran 10 kg yang biasa dijual Rp 95 ribu per karung 10 kg saat ini sudah naik menjadi Rp 110 ribu per karung.

Di Pasar Sukaramai Medan, harga daging sapi juga terjadi kenaikan. Daging sapi lokal dijual pedagang perkilogramnya antara Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu. Sementara daging ayam juga terjadi kenaikan bisa dijual Rp 25 ribu per kg saat ini naik menjadi Rp 27 ribu per kg.

Atas naiknya seluruh kebutuhan pokok itu, salah satu ibu bermarga Panggabean meminta kepada pemerintah Kota Medan, agar selalu menggelar pasar murah di tiap kecamatan, sehingga masyarakat kurang mampu dapat terbantu dengan adanya barang murah .

“Memang saat ini ekonomi masyarakat Kota Medan jalan di tempat, hal itu karena dampak melemahnya tukar rupiah terhadap dolar, jadi perlu ada bantuan berupa pasar murah,” harapnya.

Sementara Kepala Pasar Sukaramai Medan, J Simarmata mengatakan kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok saat perayaan Imlek tahun ini hal yang biasa. Hal itu dikarenakan toko-toko milik masyarakat Tionghoa tutup, sehingga banyak pedagang memanfaatkan situasi itu untuk menaikkan dagangannya.
“Kenaikan harga saat Imlek selalu terjadi dan bukan itu saja pada perayaan hari besar keagamaan juga selalu terjadi kenaikan. Jadi tak usah heran, hal ini masih biasa, tetapi memang situasi itu membuat masyarakat kecewa,” pungkasnya. (A18/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru