Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026
Ramalan Bisnis di Tahun Kuda Kayu

Bisnis Restoran dan Ritel Cerah, Harga Properti Bakal Turun

- Kamis, 06 Februari 2014 15:18 WIB
629 view
 Bisnis Restoran dan Ritel Cerah, Harga Properti Bakal Turun
Jakarta (SIB)- Pada tahun kuda kayu ini, ahli fengshui memperkirakan sejumlah sektor usaha dengan elemen air dan kayu punya prospek yang cukup cerah. Namun untuk bisnis berunsur tanah dan api, perlu siap-siap dengan tantangan yang tidak ringan.

Djohar Koh, ahli fengshui, menyatakan bisnis dengan elemen air diperkirakan akan moncer. Bisnis yang berhubungan dengan elemen air itu antara lain bisnis restoran, pengapalan, ritel, dan ekspedisi. "Secara fengshui ini cukup bagus," katanya.

Sementara ahli fengshui lainnya yaitu Suhu Xiangyi memperkirakan sejumlah bidang usaha yang bakal hoki antara lain adalah ritel, tekstil, dan makanan. "Bisnis dengan unsur kayu seperti kertas dan serat juga cukup baik," ujarnya.

Menurut Djohar, bisnis dengan unsur kayu memang bagus tetapi tidak terlalu menjanjikan keuntungan yang besar. Sejumlah bisnis yang mewakili unsur kayu adalah fesyen, tekstil, media cetak, dan pertanian.

Elemen logam, lanjut Djohar, sebenarnya punya prospek cukup baik. Namun hal tersebut sepertinya baru kelihatan pada semester II.

"Di unsur logam ada sektor otomotif, alat berat, permesinan, atau perbankan. Pada semester I tidak begitu bagus, sepertinya menunggu sampai semester II," kata Djohar.

Sedangkan bisnis yang diperkirakan tidak terlalu bagus adalah dari elemen tanah dan api. "Untuk tanah, tahun ini dan berikutnya mungkin akan menurun. Tidak sebagus tahun-tahun sebelumnya," sebut Djohar.

Bisnis yang mewakili unsur tanah antara lain adalah properti, konstruksi, dan bahan bangunan. "Properti memang masih jalan, tetapi agak tertahan. Meski agak tertahan, secara umum masih baik," tambah Suhu Xiangyi.

Djohar menyarankan sebaiknya tidak membeli properti untuk spekulasi. "Harus hati-hati, karena tahun ini mengarah ke penurunan. Saya tidak menghitung persis berapa penurunannya, tetapi lumayan banyak," ujarnya.

Sementara untuk elemen api, baik Djohar dan Suhu Xiangyi memperkirakan bakal mengalami tantangan berat. "Ini terutama untuk api yang besar, yaitu sektor-sektor energi. Misalnya batubara atau migas," kata Suhu Xiangyi.

Seperti halnya para ahli fengshui di Hong Kong, Suhu Yo yang juga ahli fengshui pun meramalkan sektor properti akan melambat pada tahun kuda kayu. Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan harga properti adalah kenaikan yang tajam pada tahun-tahun sebelumnya. Harga tanah naik terus, di daerah elit contohnya di Puri Indah Rp 25 juta, PIK (Pantai Indah Kapuk) Rp 25 juta, rata-rata harga tanah yang biasa Rp 10 juta naik jadi Rp 20 juta malah ada yang naik sampai Rp 35 juta. Di daerah pusat perdagangan seperti Kuningan bisa Rp 40 juta. Namun ini nanti akan anjlok menjadi 50 persen dari harga 2013,” papar Suhu Yo, yang merupakan Dewan Pakar Forum Komunikasi Paranormal dan Penyembuhan Alternatif Indonesia (FKPPAI).

Meski sektor properti melambat, tetapi harga tanah untuk pemakaman diperkirakan tetap naik. “Dia naik karena hanya 2x3 meter, luasnya lebih kecil dari tanah untuk bangunan. Kalau harga tanah untuk perumahan akan anjlok drastis, mungkin mencapai 50 persen. Banyak yang akan menjual di bawah NJOP (Nilai Jual Objek Pajak),” sebut Suhu Yo. (detikfinance/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru