Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026

Honda Kembali Raih Excellent Service Experience Award 2014

- Sabtu, 08 Februari 2014 21:55 WIB
301 view
Honda Kembali Raih Excellent Service Experience Award 2014
Medan (SIB)- PT Astra Honda Motor (AHM) kembali dinobatkan sebagai perusahaan yang memberikan pengalaman berinteraksi terbaik bagi pelanggan setelah berhasil mempertahankan penghargaan Excellent Service Experience Award (ESEA) 2014. Penyerahan penghargaan dilakukan di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (4/2/2014).

Penghargaan ESEA yang diberikan kepada Honda untuk kedua kalinya secara berturut-turut ini diselenggarakan  Carre Center for Customer Satisfaction and Loyalty (Carre CCSL) bekerjasama dengan harian Bisnis Indonesia. Pada kategori roda dua, Honda memperolah nilai tertinggi dalam riset ESEIndex.
GM Technical Service Division AHM Wedijanto Widarso mengatakan penghargaan ini semakin memotivasi perusahaan untuk terus memberikan layanan dan pengalaman berinteraksi terbaik di setiap titik rantai proses pelayanan terhadap pelanggan Honda.

“Kami ingin dapat terus menerjemahkan semangat Satu Hati atau One Heart yang menjiwai setiap langkah kami dalam melayani konsumen, baik dalam hal penjualan di showroom maupun saat memberikan layanan di setiap bengkel resmi Honda. Semangat ini mendorong kami untuk terus memberikan layanan yang terbaik di seluruh jaringan Honda,” ujar Wedijanto Widarso.

Sementara itu, Leo Wijaya, General Manager Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumut mengungkapkan pihaknya turut berbangga dengan prestasi yang diraih Honda. Melalui penghargaan ini semakin membuktikan bahwa Honda selalu mengutamakan kualitas pelayanan terbaik untuk pelanggannya.

“Sebagai main dealer Honda di wilayah Sumut, kami juga akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, karena senyum kepuasan pelanggan menjadi hal yang paling kami utamakan”, ujar Leo Wijaya.

Riset ESEIndex dilakukan di dua kota barometer pelayanan di Indonesia, yaitu Jakarta dan Surabaya. Evaluasi dilakukan terhadap 87 merek dari berbagai industri dengan menggunakan metodologi Mystery Shopping yang merupakan salah satu alat penjaminan kualitas layanan yang mampu memberikan informasi awal jika terjadi penyimpangan proses pelayanan.(R4/ r)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru