Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

Drama Tarif AS-Tiongkok Guncang Pasar Dunia, Ekonomi Indonesia Tetap Perkasa

Redaksi - Jumat, 17 Oktober 2025 23:17 WIB
402 view
Drama Tarif AS-Tiongkok Guncang Pasar Dunia, Ekonomi Indonesia Tetap Perkasa
Foto Dok/IG
Prabowo, Trump dan Xi Jinping

Jakarta(harianSIB.com)

Ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok kembali memanaskan ekonomi global. Presiden AS Donald Trump pada 10 Oktober 2025 mengumumkan kenaikan tarif impor terhadap produk asal Tiongkok hingga 155%, sebagai balasan atas pembatasan ekspor mineral langka oleh Beijing.

Langkah mendadak ini langsung mengguncang pasar saham Amerika yang baru saja mencatat rekor tertinggi dua hari sebelumnya, didorong sentimen positif kerja sama OpenAI dan AMD. Euforia itu seketika sirna, digantikan koreksi tajam yang menekan sektor teknologi.

Namun dua hari berselang, pada Minggu (12/10/2025), Trump mengubah nada dengan menyebut hubungan AS–Tiongkok "baik-baik saja". Pernyataan itu menimbulkan dugaan bahwa kebijakan tarif hanya merupakan gertakan politik menjelang pertemuan Trump dan Presiden Xi Jinping di KTT APEC. Negosiasi kedua negara akan berlangsung hingga 10 November 2025, sementara pelaku pasar global terus menunggu arah kesepakatan tersebut.

Ketidakpastian global membuat investor beralih ke aset aman seperti obligasi pemerintah AS (UST), memicu fenomena flight to quality.

Baca Juga:
Meski dunia dilanda gejolak, perekonomian Indonesia justru menunjukkan ketahanan kuat. Bank Indonesia berhasil menstabilkan nilai tukar Rupiah di kisaran Rp16.500–Rp16.600 per dolar AS, meski cadangan devisa menurun ke 148,70 miliar dolar AS.

Menariknya, arus modal asing justru masuk ke pasar saham domestik dengan nilai Rp3,22 triliun, mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.258. Reli saham konglomerasi melesat hingga 51,88%, meski sebagian saham berkapitalisasi besar terkoreksi akibat aksi jual investor asing.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tuntut Upah Pengamanan KTT APEC, Polisi-Tentara Geruduk Parlemen Papua Nugini
Hakim AS Larang Donald Trump Batasi Suaka
Pembangunan Lods Pasar Berbiaya Belasan Miliar Rupiah di Agara Terkesan Dipaksakan
Cadev RI Naik Lagi, Darmin: Karena Partai Donald Trump Kalah
Bupati Asahan Diduga Terima Ratusan Juta Rupiah Dana Insentif Pemungutan Pajak Daerah Sektor PPJ
Seorang Pemuda Kantongi Jutaan Rupiah dari Bisnis Sandal Jepit Ukir
komentar
beritaTerbaru