Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Satgas Nataru 2025/2026 Ditutup, Pasokan Energi Sumbagut Tetap Aman

Piktor M Sinaga - Jumat, 16 Januari 2026 06:00 WIB
556 view
Satgas Nataru 2025/2026 Ditutup, Pasokan Energi Sumbagut Tetap Aman
harianSIB.com/dok Pertamina
Petugas Satgas Nataru 2025/2026 saat melakukan distribusi BBM dan LPG untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Medan (harianSIB.com)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026. Penutupan Satgas ini menjadi momentum evaluasi pengamanan pasokan energi selama periode meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun.

Selama pelaksanaan Satgas, penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji (LPG) di wilayah Sumbagut dilaporkan berjalan aman dan terkendali. Secara regional, realisasi penyaluran BBM jenis Gasoline meningkat sekitar 1,1 persen, sementara Avtur melonjak hingga 17 persen dibandingkan rerata normal, seiring tingginya aktivitas transportasi darat dan udara.

Dari sisi ketahanan stok, hingga pertengahan Januari 2026, kondisi BBM dan LPG di wilayah Sumbagut berada dalam status aman dengan coverage days berkisar antara 6,2 hingga 36 hari.

Evaluasi Satgas mencatat adanya dinamika konsumsi energi di masing-masing provinsi. Di Provinsi Riau, konsumsi Gasoline meningkat paling signifikan, mencapai sekitar 5,8 persen, sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Konsumsi LPG di provinsi ini juga naik sekitar 1,9 persen.

Baca Juga:
Di Provinsi Sumatera Utara, konsumsi Gasoline tercatat meningkat sekitar 1,2 persen, disertai kenaikan konsumsi LPG sekitar 2,2 persen, yang menjadi peningkatan LPG tertinggi di wilayah Sumbagut. Kenaikan ini mencerminkan aktivitas rumah tangga dan pergerakan masyarakat yang tetap tinggi selama masa libur.

Sementara itu, di Kepulauan Riau, konsumsi Gasoline tumbuh sekitar 2,0 persen dengan distribusi LPG yang relatif stabil dan terkendali, didukung penguatan distribusi energi di wilayah kepulauan.

Untuk Provinsi Sumatera Barat, distribusi BBM dan LPG selama pelaksanaan Satgas tetap berjalan stabil. Konsumsi Gasoline meningkat sekitar 0,2 persen, sedangkan konsumsi LPG naik sekitar 1,2 persen dibandingkan rerata normal. Pertamina Patra Niaga Sumbagut juga memastikan kelancaran distribusi energi di wilayah ini meski dihadapkan pada tantangan kebencanaan di sejumlah daerah, melalui penguatan pengawasan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat.

Adapun di Provinsi Aceh, konsumsi energi relatif lebih terkendali. Konsumsi Gasoline terpantau stabil, sementara konsumsi LPG tercatat menurun sekitar 7,6 persen, sejalan dengan kondisi kebencanaan dan pengendalian distribusi di wilayah terdampak. Meski demikian, pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, mengapresiasi sinergi seluruh pemangku kepentingan selama pelaksanaan Satgas.

"Berakhirnya Satgas Natal dan Tahun Baru 2025/2026 merupakan hasil sinergi yang solid antara Pertamina, pemerintah daerah, aparat, serta seluruh mitra kerja. Meskipun dinamika konsumsi di tiap provinsi berbeda, secara keseluruhan pasokan BBM dan LPG di wilayah Sumbagut dapat kami jaga tetap aman dan andal," ujar Sunardi, Kamis (15/1/2026).

Sementara itu, Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Basuki Santoso, menegaskan pengawasan distribusi energi tetap dilanjutkan meski Satgas telah berakhir.

"Pasca penutupan Satgas, pengawasan distribusi tetap kami lanjutkan dalam pola operasi normal. Evaluasi selama Satgas menjadi bekal penting untuk menjaga keandalan penyaluran BBM dan LPG, termasuk dalam menghadapi dinamika konsumsi dan kondisi cuaca ke depan," kata Basuki.

Dengan berakhirnya Satgas Nataru 2025/2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan dan kualitas layanan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Bagian Utara.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Minta Harga BBM Nonsubsidi Turun
Protes Kenaikan BBM di Prancis, 1 Orang Tewas
Kelangkaan Berlanjut, Pemko Tanjungbalai Didesak Ambil Alih Penyaluran LPG 3 Kg
Pasokan LPG di Padangsidempuan Dipastikan Tetap Aman
Alat Ukur Pada Pompa BBM Tak Sesuai Aturan, SPBU Bisa Dipidana
BPS: Inflasi Oktober 0,28 Persen Dipicu oleh Kenaikan Harga BBM
komentar
beritaTerbaru