Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 20 September 2026

Bobby Nasution Bahas Inflasi dan Investasi Sumut Bersama BI dan Ekonom

Danres Saragih - Kamis, 16 April 2026 18:05 WIB
539 view
Bobby Nasution Bahas Inflasi dan Investasi Sumut Bersama BI dan Ekonom
Foto: Dok/Diskominfo Sumut
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi sejumlah OPD foto bersama usai menerima audiensi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Rudy Brando Hutabarat bersama ekonom senior dan pakar investasi nasional Hendri Saparini di Aula Tengku Rizal Nurdi

Medan(harianSIB.com)

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi atas masukan dari Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut dan para pakar ekonomi terkait arah pembangunan ekonomi daerah di tengah tantangan geopolitik global.

Hal itu disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumut Rudy Brando Hutabarat bersama ekonom senior dan pakar investasi nasional Hendri Saparini di Aula Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Kamis (16/4/2026).

Pertemuan tersebut membahas strategi pengendalian inflasi, penajaman kebijakan investasi, serta optimalisasi sektor riil berbasis potensi lokal di Sumatera Utara.

"Kami ingin mendapatkan gambaran bagaimana kebijakan kami bisa menyentuh masyarakat secara langsung. Masukan mengenai penekanan inflasi sangat krusial, mengingat Sumut sempat menghadapi tantangan tersebut pada pertengahan tahun lalu. Harapannya, diskusi hari ini menjadi input bagi Pemerintah Provinsi untuk melakukan terobosan yang inovatif," ujar Bobby.

Baca Juga:
Ia menegaskan, posisi strategis Sumut harus dioptimalkan melalui kebijakan makro yang tepat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung masyarakat.

Menurut Bobby, pemerintah daerah juga perlu bertransformasi dari sekadar regulator menjadi fasilitator yang aktif menjemput peluang investasi.

"Banyak potensi seperti gula merah dan produk herbal yang marketnya sangat besar, namun belum tergarap maksimal secara industri. Kami akan mencoba melihat dari sisi perbaikan tata kelola dan relaksasi regulasi agar investasi, baik asing maupun domestik, bisa masuk dengan lebih mudah ke Sumatera Utara," katanya.

Sementara itu, Rudy Brando Hutabarat menilai sinergi kebijakan sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama antar daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

"Inovasi kebijakan harus terus kita dorong agar Sumatera Utara selalu memberikan nuansa positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.

Sedangkan Hendri Saparini menekankan pentingnya penyesuaian strategi menghadapi perubahan paradigma ekonomi nasional yang kini berfokus pada investasi berkualitas dan partisipatif.

"Kita perlu melakukan penajaman kebijakan, bukan sekadar efisiensi. Dalam kondisi global yang penuh ketidakpastian, Sumut harus mampu menangkap peluang investasi yang tidak hanya berskala besar, tetapi juga investasi menengah-kecil yang memiliki kekuatan market luar biasa," jelas Hendri.

Dalam diskusi itu, ia juga menyoroti hilirisasi produk unggulan, pengembangan sektor rempah, penguatan ekonomi kreatif dan pariwisata, serta investasi diaspora sebagai sumber pembiayaan alternatif bagi daerah.

Hasil pertemuan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui program kolaboratif antara Pemprov Sumut, Bank Indonesia, dan para pemangku kepentingan ekonomi lainnya.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ratusan Warga Demo di Desa Kota Galuh, Tuntut Kades Mundur
Polda Sumut OTT Kadis Kominfo Tebingtinggi dan 3 Orang Lainnya
BNNP Sumut Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Satu Tersangka Diamankan
Polsek Bilah Hulu Gerebek Transaksi Narkoba, 1 Ditangkap 2 Kabur
Kurang dari 24 Jam, Polres Tebingtinggi Bekuk Pelaku Penikaman di Kabupaten Batubara
IONNETWORK Tebingtinggi Diduga Belum Kantongi Izin, Dua Pekerja Tewas Tersengat Listrik
komentar
beritaTerbaru