Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026

Rupiah Menguat Tajam Usai BI Naikkan Suku Bunga, IHSG Tetap Melemah

Nelly Hutabarat - Rabu, 20 Mei 2026 18:46 WIB
448 view
Rupiah Menguat Tajam Usai BI Naikkan Suku Bunga, IHSG Tetap Melemah
CNBC Indonesia/Faisal Rahman
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Dolarindo Money Changer.

Medan(harianSIB.com)

Gerak pasar keuangan pada perdagangan Rabu (20/5/2026) berlangsung sangat volatile.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menguat sebelum pidato Presiden RI disampaikan, namun berbalik turun setelahnya.

IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.459 dan level terendah 6.215 sebelum akhirnya ditutup melemah 0,82 persen di posisi 6.318,5.

Analis Pasar Modal, Gunawan Benyamin mengatakan pelemahan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa saham di Asia yang juga bergerak di zona merah.

Di sisi lain, nilai tukar Rupiah justru menguat tajam setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin.

Rupiah ditutup menguat di level Rp17.600 per dolar AS, setelah sebelumnya sempat melemah hingga Rp17.740 per dolar AS.

Menurut Gunawan, kenaikan BI Rate menjadi sentimen negatif bagi pasar saham karena berpotensi meningkatkan biaya bagi emiten, meskipun kebijakan tersebut mampu menopang penguatan Rupiah.

Sementara itu, harga emas dunia terpantau melemah di kisaran 4.477 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,54 juta per gram.

Tekanan pada harga emas dipicu lonjakan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun yang mencapai 4,643 persen.

Meski demikian, secara teknikal harga emas masih berpeluang mengalami rebound jangka pendek dan kembali bergerak di atas level 4.500 dolar AS per ons troy.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rupiah Menguat Tajam dan IHSG Naik
komentar
beritaTerbaru