Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

Warung Difabel Sharaswaty Curi Perhatian di Bazar Kuliner Rakernas APEKSI

Indah Apriliana dewi Ginting - Kamis, 02 Juli 2026 19:06 WIB
88 view
Warung Difabel Sharaswaty Curi Perhatian di Bazar Kuliner Rakernas APEKSI
Foto: harianSIB.com/Indah Apriliana Ginting
Warung Difabel Sharaswaty Indonesia turut meramaikan Bazar Kuliner Rakernas XVIII APEKSI di Lapangan Benteng Medan, Rabu (2/7/2026).

Medan(harianSIB.com)

Warung Difabel Sharaswaty Indonesia menjadi salah satu stan yang menarik perhatian pengunjung pada Bazar Kuliner Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Lapangan Benteng Medan, Rabu (2/7/2026). Stan tersebut diisi para penyandang disabilitas yang menampilkan hasil karya dan produk kuliner mereka.

Berada di sisi kiri pintu masuk bazar, Warung Difabel menghadirkan suasana berbeda dengan menyajikan produk yang dikelola langsung oleh para penyandang disabilitas binaan Sharaswaty Indonesia.

Penggagas sekaligus pembina Sharaswaty Indonesia, Dewi Natadiningrat, mengatakan kehadiran Warung Difabel bertujuan membuka ruang bagi penyandang disabilitas agar dapat berkarya, bekerja, dan mandiri seperti masyarakat pada umumnya.

"Saya hanya ingin mereka tetap dihargai sama seperti manusia lainnya, karena mereka juga sama seperti kita. Di balik kekurangan, ada hal istimewa yang mereka miliki dan patut diapresiasi serta dikembangkan," ujarnya.

Baca Juga:
Menurut Dewi, program yang dijalankan bukan berfokus pada keterbatasan, melainkan mengembangkan potensi yang dimiliki setiap peserta.

"Kami bukan memberdayakan kelemahan mereka, tetapi memfasilitasi kemampuan yang mereka miliki agar bisa hidup sama seperti yang lain. Mereka punya keahlian, mereka bisa bekerja di tempat umum dan mereka juga bisa menjadi pengusaha," katanya.

Dewi menjelaskan, pembinaan dilakukan melalui Rumah Difabel Sharaswaty Indonesia di Jalan Beringin II, Helvetia, Medan. Melalui program Eksplorasi Difabel Mandiri dan Inkubasi Difabel Preneur, sejumlah peserta binaan kini telah bekerja di sektor perhotelan maupun membuka usaha sendiri.

Peserta binaan Sharaswaty Indonesia tidak hanya berasal dari Kota Medan, tetapi juga dari berbagai daerah di Sumatera hingga luar Sumatera yang bergabung untuk memperoleh pelatihan dan pendampingan.

Pada Bazar Kuliner Rakernas APEKSI XVIII, Warung Difabel menawarkan berbagai menu, seperti kopi, teh, mocktail, rujak cingur, dan tahu tek. Kehadiran stan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM, termasuk komunitas penyandang disabilitas.

"Melihat keterbatasan itu mudah, tetapi melihat kemampuan di baliknya, butuh hati," tutup Dewi.(**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HT Erry Nuradi: Posisi Paslon Jokowi-Maˊruf di Medan Mengkhawatirkan, Ajak Koalisi Kerja Keras
Denai, Helvetia Sama Ingin Juara di Porkot Medan X
Polrestabes Medan Ringkus 2 Pemasok Ekstasi ke Lokasi Hiburan Malam
Ayen Terluka Parah Ditikam OTK di Medan
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Anggota DPRD Medan Minta Jalan Medan Labuhan yang Rusak Segera Diperbaiki
komentar
beritaTerbaru