Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

Harga Daging Sapi di Medan Terus Naik

Indah Apriliana dewi Ginting - Rabu, 08 Juli 2026 15:06 WIB
354 view
Harga Daging Sapi di Medan Terus Naik
‎Foto/harianSIB.com/indah Ginting
Harga daging sapi potong di beberapa pasar tradisional kota Medan terus naik, Rabu (7/6/2026).

‎Medan(harianSIB.com)

‎Harga daging sapi di beberapa pasar tradisional di seputaran kota Medan saat ini terpantau semakin naik, berkisar antara Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram, Rabu, (8/7/2026).

‎Harga tersebut mengalami kenaikan dari harga normal atau sebelumnya yang berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, yang umumnya dipicu oleh lonjakan permintaan dan kurangnya pasokan.

‎Jika biasanya kenaikan harga daging sapi hanya terjadi di momen hari besar seperti Idul Fitri, Idul Adha dan Hari Natal, sekarang hari biasa pun harga daging sapi terus meroket.

Baca Juga:
‎Hasil wawancara dengan salah seorang pedagang daging sapi di pasar tradisional Sukaramai kota Medan, Ibu Ummi mengatakan harga daging sapi naik sejak Hari Raya Idul Fitri Maret lalu dari Rp 120.000 per kilogram sampai Rp 140.000 sekarang ini.

‎"Biasanya selesai lebaran Idul Fitri harga daging sapi menurun, kalo sekarang ga pernah lagi, setiap kali masuk daging dari rumah potong, harganya terus meningkat," ungkap Bu Ummi.

‎Menurut penuturan Bu ummi, kenaikan harga dipicu oleh kurangnya kesediaan pasokan daging sapi yg layak potong serta kuota yang harus terbagi ke wilayah Aceh.

‎"Banyaknya permintaan daging sapi dari Aceh setelah sebagian besar ternak sapi mati karena insiden banjir di kota tersebut, stok untuk kami di kota Medan jadi berkurang, perusaan sapi lebih memilih suplai kesana karena mereka bisa jual lebih mahal," paparnya

‎Hal senada juga dikatakan Iwan, pedagang daging sapi di Pasar Petisah Medan. Harga daging sapi memang masih tinggi dan penjualan otomatis berkurang karena bukan momennya masyarakat membutuhkan banyak daging sapi seperti Lebaran Idul Fitri atau hari besar lainnya.

‎"Sekarang kita stok daging sapi potong seadanya saja karena harga terus naik sementara pembeli biasa aja," kata Iwan.

‎Dan saat di tanya soal keberadaan dapur MBG, bagi Iwan, keberadaan dapur MBG saat masih aktif sekolah atau libur seperti saat ini, tidak mempengaruhi penjualan mereka.

‎"Keberadaan Dapur MBG tidak berdampak pada kami pedagang daging sapi potong di pasar, karena mereka ada penyuplai langsung berskala besar, jadi kami hanya berharap pada pelanggan kami dari berbagai rumah makan dan rumah tangga.l," lanjutnya.

‎"Pernah diajak ngisi dapur MBG tapi karena di bayar di bawah harga jual pasar, kami tidak melanjutkannya lagi," pungkas Iwan.

‎Para pedagang daging sapi ini berharap pembagian kuota rata dan harga bisa turun kembali. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HT Erry Nuradi: Posisi Paslon Jokowi-Maˊruf di Medan Mengkhawatirkan, Ajak Koalisi Kerja Keras
Denai, Helvetia Sama Ingin Juara di Porkot Medan X
Polrestabes Medan Ringkus 2 Pemasok Ekstasi ke Lokasi Hiburan Malam
Ayen Terluka Parah Ditikam OTK di Medan
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Anggota DPRD Medan Minta Jalan Medan Labuhan yang Rusak Segera Diperbaiki
komentar
beritaTerbaru