Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 22 Oktober 2026

BI Tahan Suku Bunga, IHSG Berbalik Arah dan Ditutup Menguat

Nelly Hutabarat - Rabu, 21 Oktober 2026 18:45 WIB
310 view
BI Tahan Suku Bunga, IHSG Berbalik Arah dan Ditutup Menguat
Foto: Dimas Ardian/Bloomberg
Papan layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia.

Medan(harianSIB.com)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan ditutup menguat 0,94% ke level 5.328,360 pada perdagangan setelah sempat tertekan hingga 5.185.

IHSG bahkan ditutup pada level tertingginya setelah sepanjang sesi perdagangan didominasi zona merah.

Hal ini diungkapkan Analis Pasar Modal Gunawan Benyamin, Rabu (21/10/2026). Sebaliknya, ungkapnya, nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp18.000 per dolar AS, meski sempat menguat pada perdagangan Rabu pagi.

Rupiah bergerak dalam rentang Rp17.970 hingga Rp18.000 per dolar AS dan berakhir di level terlemahnya.

Baca Juga:
Pergerakan pasar saham dan rupiah yang berlawanan terjadi di tengah keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%.

Kebijakan tersebut dinilai dapat mendukung sektor riil dan memberikan sentimen positif bagi emiten di pasar saham.

Namun, proyeksi kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menjelang akhir tahun berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah.

Hingga akhir 2026, rupiah diperkirakan masih berpeluang bertahan di kisaran level saat ini apabila The Fed menahan suku bunga acuannya dan harga minyak mentah dunia relatif stabil.

Di sisi lain, tekanan jual di pasar surat utang global juga perlu diwaspadai karena berpotensi memicu pelemahan rupiah dalam jangka pendek.

Meski tekanan jual di pasar obligasi AS mulai mereda, kondisi berbeda terlihat di Eropa.

Sementara itu, harga emas dunia bergerak menguat ke level 4.129 dolar AS per troy ounce atau sekitar Rp2,4 juta per gram, di tengah harga minyak mentah yang bertahan di kisaran 110 dolar AS per barel. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 4,25%
Alasan BI Tahan Suku Bunga Acuan Selama 9 Bulan; Donald Trumpini
 The Fed Tahan Suku Bunga, Menkeu: Spekulasi Terus Terjadi
komentar
beritaTerbaru