Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Oktober 2026

Rupiah Menguat Usai The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Masih Tertekan, Emas Rp 2,37 Juta/Gram

Nelly Hutabarat - Kamis, 29 Oktober 2026 11:10 WIB
93 view
Rupiah Menguat Usai The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Masih Tertekan, Emas Rp 2,37 Juta/Gram
Ist/SNN
Pengamat Ekonomi Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin.

Medan(harianSIB.com)

Bank Sentral AS (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya di level 4%, sesuai dengan ekspektasi pasar. Meski ekonomi AS masih menghadapi ancaman kenaikan inflasi akibat lonjakan harga minyak mentah dunia, meredanya tekanan jual di pasar obligasi AS membuat The Fed memilih menahan suku bunga.

Kebijakan tersebut direspons positif oleh rupiah yang menguat ke level Rp18.120 per dolar AS pada perdagangan Kamis pagi ini. Analis Pasar Modal Benyamin Gunawan mengatakan Kamis (29/10/2026).

Disebutnya, penguatan ini turut didukung meredanya tekanan di pasar obligasi, meskipun tekanan jual pada surat utang domestik sebelumnya menjadi salah satu faktor yang membebani rupiah.

Sementara itu, IHSG sempat menguat ke level 5.305 pada pembukaan perdagangan, tetapi kembali berbalik ke zona merah. Reformasi pasar modal yang dilakukan otoritas dinilai belum sepenuhnya mampu menopang penguatan indeks, di tengah pergerakan bursa saham Asia yang cenderung sideways.

Baca Juga:
Di sisi lain, harga emas dunia bergerak stabil di kisaran 4.055 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,37 juta per gram.

Pelaku pasar masih mencermati perkembangan harga minyak mentah serta menantikan rilis data inflasi, baik dari dalam negeri maupun AS, yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar keuangan selanjutnya.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Banyak Negara Berlomba Naikkan Suku Bunga
Federal Reserve Pertahankan Suku Bunga Acuan
BI Naikkan Suku Bunga Menjadi 5,5 Persen
Kenaikan Suku Bunga Acuan Tak Harus Diikuti Bunga Bank
The Fed Naikkan Suku Bunga, Darmin: BI Sekarang Lebih Responsif
BI Diprediksi Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan
komentar
beritaTerbaru