Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 01 November 2026

Harga Ayam Nyungsep, Pedagang Ayam Cepat Tutup

Indah Apriliana dewi Ginting - Minggu, 01 November 2026 14:43 WIB
143 view
Harga Ayam Nyungsep, Pedagang Ayam Cepat Tutup
Foto: harianSIB.com/Ind
Harga daging ayam potong di sejumlah pasar tradisional menurun, warga langsung menyerbu dan memborong dalam jumlah besar, Minggu (1/11/2026).

Medan(harianSIB.com)

Harga daging ayam potong di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami penurunan, masyarakat berbondong-bondong borong beli daging ayam potong. Tak sampai tengah hari, pedagang ayam rata-rata sudah selesai berjualan dan menutup lapak mereka, Minggu (1/11/2026).

Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Medan kini sudah menyentuh harga Rp27 sampai Rp29 ribu per kg, turun dibanding pekan sebelumnya yang masih menyentuh harga Rp30 sampai Rp33 ribuan per kg.

"Udah turun semingguan ini jadi Rp27 ribu yang bersih, kalau bulat Rp23 ribu. Sejak harga ayam turun, pelanggan banyak beli dalam jumlah besar," kata Asiyah, pedagang ayam di pasar Medan Johor.

Di pasar Kwala Bekala Medan juga terlihat kerumunan emak-emak di setiap lapak ayam potong. Buka dari pukul 5.30 WIB pagi, dagangan ayam potong Pak Ahmad sudah habis terjual pada pukul 09.00 WIB.

"Mumpung harga ayam masih murah, kita beli yang banyak untuk stok, manatau tiba-tiba naik lagi," aku Winda, pelanggan setia Ahmad yang juga sempat mengaku kewalahan mengatur uang belanjanya saat harga ayam melambung tinggi beberapa waktu lalu.

"Kami pedagang olahan ayam sempat pusing saat harga ayam mahal, kalo harga dinaikkan pembeli kabur, ga dinaikkan kami yang rugi, jadi terpaksalah mengecilkan ukuranya. Syukurlah sekarang harga ayam kembali normal, kita bisa jual dengan porsi normal lagi. Semoga harga jangan naik lagi lah," tambah Winda.

Pasokan ayam potong di wilayah Sumut saat ini dilaporkan mengalami kondisi berlebih atau over supply yang memicu penurunan harga secara konsisten di tingkat pedagang hingga peternak. Bagi masyarakat ini kabar gembira, namun bagi peternak ayam, kondisi ini kurang menyenangkan karena harga pakan ternak dikabarkan mengalami kenaikan. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru