Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

Pendapatan Usaha Telkom Tahun 2013 Mencapai Rp 83 Triliun, Terbesar dari Selular dan Layanan Data

- Sabtu, 08 Maret 2014 16:52 WIB
350 view
Pendapatan Usaha Telkom Tahun 2013 Mencapai Rp 83 Triliun, Terbesar dari Selular dan Layanan Data
Jakarta (SIB)- Telkom telah  menyampaikan Laporan  Keuangan Konsolidasian Auditan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2013 kepada Otoritas Jasa Keuangan Indonesia.

Kinerja  operasional  dan keuangan  Telkom  selama  tahun  2013  memperlihatkan  kemampuan perusahaan  untuk terus  berkembang  di  tengah kondisi  persaingan  industri  telekomunikasi  di Indonesia yang semakin ketat.

Sampai akhir tahun 2013, pendapatan usaha Telkom meningkat 7,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp83,0 triliun, seiring dengan pertumbuhan pendapatan usaha anak perusahaan yaitu Telkomsel sebesar dua digit yaitu  10,1%. Sedangkan EBITDA tumbuh 5,1% menjadi Rp41,8 triliun dan laba bersih naik 10,5% menjadi Rp14,2 triliun.

Voice Selular  dan  Layanan  Data  merupakan   Kontributor   Terbesar  dari  Pendapatan   Usaha Telkom Group.

Pendapatan tahun buku 2013 masih didominasi oleh voice bisnis selular yang berkontribusi 38,7% terhadap  total  pendapatan  perusahaan.  Data, internet  dan   layanan  IT  berada  di  nomor  dua, berkontribusi 38,2%.  Kemudian  diikuti  oleh  pendapatan  voice jaringan  tetap dengan kontribusi sebesar 11,7%. Kontribusi lainnya sebesar 11,4% adalah dari interkoneksi,jaringan  dan lain-lain. Pendapatan voice selular meningkat sebesar 4,6% dari periode yang sarna tahun  lalu. Sedangkan data, internet dan layanan IT meningkat sebesar 14,8% dibanding tahun sebelumnya.

Beban operasional dan pemeliharan menjadi kontributor utama, yaitu sebesar 35,1% dari total beban usaha. Beban depresiasi dan amortisasi serta beban pegawai masing-masing berkontribusi  28,6% dan 17,7%. Beban interkoneksi, beban umum dan administrasi, beban pemasaran dan pengeluaran  lainnya keseluruhannya  berkontribusi sebesar  18,6%. Total beban meningkat sebesar 7,1% dari periode yang sarna tahun lalu. Biaya operasional dan pemeliharaan naik 15,1% dibandingkan tahun  lalu menjadi Rp19,3 triliun, yang  antara  lain disebabkan oleh percepatan penyebaran BTS Telkomsel untuk antisipasi pertumbuhan penggunaan mobile broadband.

 Penggerak Pertumbuhan
Pengguna  layanan Fixed Broadband meningkat  28.7% dari periode yang  sama tahun sebelumnya menjadi 3,0 juta pelanggan. Pengguna layanan mobile data juga meningkat sebesar 10,8% dari periode yang sarna tahun lalu menjadi 60,5 juta  pengguna. Telkomsel membukukan pendapatan sebesar RplO,5 triliun dari layanan data, meningkat sebesar 35,6% dari tahun lalu. Total layanan mobile data dan pendapatan fixed broadband meningkat sebesar   25,6% dari tahun lalu menjadi Rp15,1 triliun. Selama tahun 2013 Telkomsel mencatat pertambahan 6,4 juta menjadi 131,5juta pelanggan.

"Layanan   data,  khususnya  mobile data, merupakan growth driver Telkom Group pada tahun 2013 dengan pertumbuhan sebesar 35,6% dibandingkan tahun sebelumnya", kata Arief Yahya, Direktur Utama Telkom.

 "Kami berharap Telkomsel dapat terus meningkatkan performansinya secara konsisten dengan terus menggali peluang bisnis legacy yaitu voice dan sms, memperkuat bisnis utama yaitu mobile broadband serta meningkatkan platform dan bisnis digital", lanjut Arief Yahya.

 Pada  bisnis jaringan  tetap,  kami terus  mengembangkan  Indonesia  Digital Network.  Pada  Id­ Access,  sampai dengan akhir Desember 2013, kapasitas jaringan  akses kami mencapai 8,2 juta, terdiri dari Fiber to the Home (FTTH), Fiber to the Curb (FTTC) dan ADSL. Selain itu, Telkom telah melakukan instalasi sebanyak 82,8 ribu titik akses wifi di area publik. Titik akses ini dapat  dinikmati  oleh  para  pelanggan  Telkom dan  Telkomsel.  Sedangkan pada  sisi transport, Telkom  telah menyelesaikan jaringan backbone Id-Ring di seluruh nusantara sepanjang 68,8 ribu kilometer dari target sebanyak 75 ribu kilometer di 2015.

(Rel/R7/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru