Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

Di Sumut Ada 3.167.000 UKM dengan 5.160.000 Tenaga Kerja

*Program Capacity Building Bagi 100 UKM di Medan Ditutup
- Rabu, 12 Maret 2014 19:59 WIB
1.128 view
Di Sumut Ada 3.167.000  UKM dengan  5.160.000 Tenaga  Kerja
Kadis Koperasi dan UKM diwakili Azhar, HEndrik, Rita Dalimunthe foto bersama seusai penutupan program capacity building, Selasa (11/3) di ruang IMTGT USU, Medan.
Medan (SIB)- Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Sumut diwakili M Azhar Harahap mengatakan, tahun 2015 akan berlaku pasar global. Kalau produk lokal kita tidak bisa bersaing dengan produk luar, maka kita hanya sebagai penonton. Seperti sekarang ini buah sunkis dari Cina lebih murah dari harga jeruk Berastagi di Kota Medan, bagaimana mau bersaing?

“Kenapa bisa seperti itu, padahal buah dari luar negeri itu sudah kena biaya masuk , karenanya perlu kita tingkatkan mutu produk UKM di daerah ini dengan harga bersaing, “kata Azhar pada penutupan program capacity building bagi UKM, Selasa (11/3) di ruang IMTGT USU.

Pelatihan dalam rangka meningkatkan teknik dan manajemen keuangan UKM diadakan Carrefour kerjasama dengan USU dan sudah berjalan setahun dengan jumlah peserta 100 orang binaan.   Hadir pada acara terebut Kepala Pusat Inkubator Bisnis Cikal USU Prof Dr Ritha Dalimunthe MSi, pimpinan Carrefour Hendrik Adrianto, Manager Carrefour Citra Garden Medan Julia.

Menjawab wartawan, Azhar mengatakan, pada Desember 2013 tercatat ada 3.167.000 UKM di Sumut. Kegiatan ini sangat baik sekali dan sangat mendukung UKM-UKM yang ada dan juga dimaksudkan untuk produk UKM ini bisa dipasarkan melalui Carrefour. Kita selaku pemerintah daerah membina seluruh UKM yang ada melalui kerjasama dengan pembinanya. Dan tenaga kerja yang di tampung UKM ini sekitar 5.160.000 orang.

Seiring dengan otonomi daerah semua punya kewenangan, provinsi dan kabupaten punya kewenangan masing-masing. Kalau provinsi kewenangannya dalam regulasi, pembinaan dan rekomendasi dan lain-lain.

Sementara Hendrik mengatakan, mereka yang telah dibina ditargetkan sekitar 15 persen bisa jadi pemasok bagi  Carrefour. Peserta  dilatih berbagai program yang bisa diaplikasikan di lapangan. Para UKM ini telah mampu memproduk bahan unggulan yang bisa dijual di Carrefour, seperti bawang goreng.

Jumlah Carrefour di Indonesia ada 85 store dengan jumlah pegawai tetap 13 ribu dan yang tidak tetap 14,5 ribu. Pelatihan semacam D1 kewirausahaan ini diikuti 10 orang mahasiswa dan akan dibuka pelatihan tahap ke dua, katanya. (A2)
 

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru