Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

RI Sulit Bersaing Jika Perkembangan Penduduk Tidak Dibarengi Penguasaan Iptek

- Rabu, 12 Maret 2014 20:10 WIB
391 view
 RI Sulit Bersaing Jika Perkembangan Penduduk Tidak Dibarengi Penguasaan Iptek
SOLO (SIB)- Demografi atau perkembangan penduduk yang dimiliki Indonesia harus dibarengi kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa itu, Indonesia akan sulit menjadi negara nomor tujuh dunia tahun 2020, karena sulit bersaing dengan negara lain.

Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian, Hatta Rajasa saat menerima penghargaan sebagai inisiator pengembangan kewirausahaan kampus berbasis teknologi (Technopreneur) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dalam rangka dies natalis ke-38, Selasa (11/3/2014).

"Kecenderungan perkembangan ekonomi dunia akan sarat dengan konten teknologi dan inovasi. Jika Indonesia tidak bisa menguasai hal tersebut, tidak akan bisa meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kalah bersaing dengan negara lain. Keunggulan bangsa ini akan terletak pada kemampuan menguasai ilmu pengetahun dan teknologi," ujarnya.

Indonesia, kata Hatta, saat ini dipandang  memiliki  peluang besar karena memiliki SDA dan SDM yang bisa berkompetisi di Asia dan dunia. Bonus demografi yang dimiliki saat ini, jika didukung masterplan yang tepat diprediksi akan menempatkan Indonesia pada peringkat tujuh dunia tahun 2020 mendatang. Untuk mewujudkannya dibutuhkan strategi inovasi yang dihasilkan dari kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pihak swasta.

Dalam acara yang sama, 38 UNS juga memberikan penghargaan berupa UNS Award kepada pengusaha Sukamdani Sahid Gitosardjono. Sahid dinilai berjasa luar biasa dalam perintisan dan pengembangan UNS. (Dtf)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru