Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

PDRB Sumut Sektor Perdagangan Restoran dan Hotel Tumbuh 8,78 %

- Rabu, 12 Maret 2014 20:13 WIB
542 view
PDRB Sumut Sektor Perdagangan Restoran dan Hotel Tumbuh 8,78 %
Medan (SIB)- Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IX Sumut dan Aceh, Difi A Johansyah  mengatakan, laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumut di sektor perdagangan, hotel, dan restoran tumbuh  sebesar 8,78%, sedangkan untuk sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan tumbuh 8,31%.

Kepada wartawan, Selasa siang (11/3/2014) ia menyebutkan, peningkatan kegiatan usaha bersumber dari sub sektor perdagangan dan hotel. Peningkatan permintaan atas produk perusahaan serta peningkatan kualitas produk  menjadi faktor utama yang menunjang peningkatan sub sektor perdagangan dan hotel.

Kegiatan  dunia usaha di Sumatera Utara, katanya menguat 3,68% di triwulan lV 2013 dibandingkan triwulan III di mana Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar -0,27%. Sektor ekonomi perdagangan, hotel, dan restoran penyumbang terbesar yakni 3,01% serta sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 2,25%.

Katanya, peningkatan subsektor perdagangan dan hotel, diindikasikan oleh jumlah wisatawan mancanegara yang mencapai 30.880 orang pada bulan Desember 2013 atau meningkat sebesar 22,23% dibandingkan periode  sama tahun 2012.

Dan peningkatan  tersebut membuat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Utara  Desember 2013 mencapai rata-rata 47,84%. Sementara itu, peningkatan kegiatan dunia usaha pada sektor keuangan,persewaan, dan jasa perusahaan yang menyumbang 2,25% bersumber dari subsektor sewa bangunan dan subsektor bank.

Di sisi lain, permintaan dalam negeri yang bertumbuh signifikan, pendapatan dari penempatan dana yang meningkat dan pendapatan bunga kredit yang semakin baik juga menjadi tiga faktor utama yang menunjang peningkatan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan.

“Pertumbuhan subsektor ini seiring dengan pertumbuhan kredit pada triwulan lV 2013 yang mencapai 6,44% dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada triwulan lV 2013 yang mencapai 4,88%,” ujarnya.

Sedangkan untuk kegiatan usaha pada sektor pertanian, peternakan,kehutanan, dan perikanan pada triwulan lV 2013 mengalami penurunan yang ditandai oleh SBT sebesar 2,71%. Penurunan sektor tersebut bersumber dari subsektor tanaman pangan yang disebabkan oleh faktor cuaca dan bencana alam.

Pada triwulan I 2014, lanjutnya, kegiatan dunia usaha diperkirakan akan mengalami peningkatan. Kenaikan permintaan, keberhasilan panen, serta persepsi situasi pasar yang membaik menjadi faktor pendorong peningkatan perkiraan kegiatan dunia usaha.

Sementara, menurut pengamat ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menyebutkan, menguatnya pertumbuhan ekonomi Sumut pada kuartal IV tahun 2013 sebesar 3,6% bukan semata- mata menunjukan bahwa perekonomian Sumut mampu hidup meskipun di tengah himpitan tingginya laju tekanan inflasi. (A3)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru