Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 Juli 2026

Podomoro City Medan Klaim Berhasil Jual 1500 Unit Apartemen dan Condominium

* Bisnis Properti akan Bertumbuh Hingga Tahun 2020
- Rabu, 02 April 2014 15:56 WIB
6.054 view
 Podomoro City Medan Klaim Berhasil Jual 1500 Unit Apartemen dan Condominium
SIB/Ist
Marketing Director Podomoro City Deli Medan Dr Ir Matius Jusuf MM MBA didampingi penyanyi Diva Indonesia Rossa dan MC Daniel Mananta saat memberi sambutan pada acara Malam Special Moment bersama pembeli properti Podomoro di Hotel JW Marriot Medan,
Medan (SIB)- Marketing Director Podomoro City Medan Dr Ir Matius Jusuf MM, MBA mengatakan, orang Medan banyak membeli properti. Buktinya sejak Podomoro melaunching penjualan mulai Desember 2013 kemarin telah berhasil terjual sebanyak 1500  unit apartemen dan condominium.

“Memang pembelinya ada dari Qatar, Singapura juga provinsi lain di Indonesia, namun pembeli terbesar yakni orang-orang Medan,” klaim Matius kepada wartawan di sela acara “Special Moment, Malam Ramah  dan Gala Dinner” dengan para pembeli di Hotel JW Marriot Medan, Minggu malam (30/3). Acara special Moment itu dihadiri 1000 lebih undangan dan dihibur penyanyi papan atas Indonesia Rossa, Calvin Kiu dengan MC Daniel Mananta.

Selanjutnya Matius  mengatakan, saat ini tepat untuk membeli properti, jangan tunggu orang asing membeli properti di Indonesia. Kalau dahulu harga properti stagnasi, namun berbeda sekarang ini harganya naik terus, tidak pernah turun.

Kenapa orang asing belum bisa membeli properti di Indonesia, tanya Matius, karena UU Pokok Agraria belum dirubah. Jika ketentuan UU yang mengatur tentang kepemilikan tanah bagi  orang asing bisa memilikinya, maka bisnis properti akan booming di Indonesia dan sektor riil akan meningkat.

Di luar negeri misalnya Singapura, harga properti  sangat mahal  yakni 1 meter sama dengan per squre feet. Sebagai gambaran kalau di Indonesia harga properti mulai sekitar Rp 1 miliar untuk ukuran studio di luar negeri bisa mencapai Rp 20 miliar.

Membeli properti, katanya, beruntung karena nampak fisiknya dan harganya terus naik. Beda dengan membeli emas, harganya bisa naik dan tiba-tiba bisa anjlok. Jadi siapa yang membeli properti adalah orang kaya yang memikir masa depannya. Dalam 5 tahun ke depan bisnis properti adalah bisnis yang menjanjikan.

Raja Properti

Di kesempatan itu Matius mengungkapkan, kalau Indonesia merupakan raja properti se-Asia. Ini terbukti di banyak propinsi di Indonesia bisnis properti ini terus berkembang dan diperkirakan bisnis properti akan bertumbuh  sampai tahun 2020.

“Jadi memang Agung Podomoro ingin berbuat sesuatu di Sumut ini yakni  dengan  membangun superblock di Medan yang sudah direncanakan cukup  matang karena setelah diteliti  ternyata Kota Medan  pertumbuhan ekonominya  di atas nasional dan tidak kalah dengan provinsi lain di Indonesia.
Namun ke depan ini siapa pun presiden di Indonesia, pertumbuhan ekonomi akan membaik, ujar Matius.

Dikatakannya, mega proyek ini direncanakan terdiri dari 5 menara eksklusif apartemen, 2 menara kondominium high-end, luxurious shopping mall, premium office space dan hotel berbintang bertaraf internasional dilengkapi sarana pendukung lainnya.

Matius menambahkan proyek Podomoro City Deli Medan dirancang menggunakan sistem kontruksi beton bertulang tahan gempa dengan pondasi tiang pancang menggunakan alat hydraulic jacking pile yang tidak menimbulkan bunyi dan getaran serta ramah lingkungan.

Proyek Podomoro City Deli Medan ini dibangun di lahan  seluas  5,2 hektar memiliki fungsi kawasan yang paling terintegrasi dan akan menjadi ikon baru di kota Medan.

Banyak Sertifikat Palsu

Di kesempatan itu Erwin Kallio SH selaku Lawyer untuk properti memaparkan secara luas  syarat-syarat untuk membeli tanah. Ia mengatakan harus tahu status tanahnya  dan membeli tanah ada 3 yakni kepastian obyek, kepastian subyek (siapa orang yang berhak atas tanah tersebut dan alas hak  dandari mana dapat tanah itu), Ini penting karena banyak sertifikat asli tapi palsu. Artinya sebelum membeli harus  audit proses sebelum membeli. Surat-surat tanah  banyak tipu-tipunya. “Jadi kalau status proyek yang dibangun Agung Podomoro statusnya tidak diragukan lagi, ujarnya. (A3/h)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru