Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Berpuasa di Tengah Piala Dunia, Bagaimana Pemain Mensiasatinya?

- Jumat, 13 Juni 2014 09:15 WIB
452 view
  Berpuasa di Tengah Piala Dunia, Bagaimana Pemain Mensiasatinya?
 Brasil (SIB)- Untuk kali pertama sejak 1986, Piala Dunia berbarengan waktunya dengan ibadah puasa Bulan Ramadan. Bagaimana pemain muslim mensiasati hal tersebut?

Bulan Ramadan tahun ini akan dimulai pada 28 Juni. Itu bertepatan dengan hari pertama digelarnya babak 16 besar Piala Dunia 2014.

Beberapa bintang dunia yang tampil di Brasil dan beragaman Islam harus bisa mensiasati kewajiban menjalankan puasa namun pada saat bersamaan memenuhi tuntutan untuk tampil oke di atas lapangan. Prancis, Bosnia Herzegovina dan Pantai Gading adalah beberapa negara yang punya cukup banyak pemain muslim.

Di Prancis ada nama Karim Benzema, Mamadou Sakho, Bacary Sagna dan Moussa Sissoko yang adalah muslim. Sementara di kuat Pantai Gading ada nama Yaya dan Kolo Toure, Gervinho dan Tiote.

Jumlah muslim di skuat Bosnia dan Herzegovina malah lebih banyak lagi karena sebagian besar memang beragama Islam, termasuk striker Edin Dzeko. Di Belgia ada Marouane Fellaini dan Moussa Dembele, pun begitu di Swiss (Xherdan Shaqiri) dan Jerman (Mesut Ozil).

Kabar baik buat mereka yang memutuskan tetap berpuasa di Piala Dunia adalah fakta bahwa siang hari di Rio de Janeiro terhitung pendek. Dari subuh hingga matahari tenggelam hanya berdurasi 11 jam, bandingkan dengan London di mana lama puasa bisa mencapai 17 jam.

Beberapa pesepakbola muslim memilih untuk tetap berpuasa meski harus menjalani pertandingan sepakbola. Termasuk di antaranya adalah Kolo Toure
"Anda tentunya butuh disiplin. Buat saya, lima hari pertama sulit tapi setelah itu, tubuh akan mulai beradaptasi dan Anda akan merasa sangat bahagia. Anda membersihkan tubuh Anda dan juga Anda merasa lebih kuat setelah Ramadhan. Saya pikir itu sesuatu yang luar biasa bahwa Ramadhan bisa membuat Anda menjadi sangat kuat," sahut Kolo Toure saat ditanya soal ibadah puasa dan profesinya sebagai pesepakbola.

"Saya sudah melakukan observasi Ramadhan selama beberapa tahun saya bermain sepakbola. Penting untuk Anda makan dengan baik. Penting buat Anda memakan-makanan yang tepat karena Anda bisa bertambah berat atau kehilangan berat badan."

"Karena itulah Anda perlu minum dengan sangat baik. Anda juga harus sadar akan apa yang Anda lakukan, karena tubuh Anda kehilangan beberapa hal," terang bek Liverpool itu seperti dikutip dari DailyMail. (detiksport/ r)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru