Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 27 Juni 2026
Setelah Diberitakan SIB

Tim Dinas PKP Provsu dan Rekanan Turun ke Lokasi Proyek Saluran Irigasi di Doloksanggul

* Sepakat Mengubah RAB Saluran Irigasi Jadi 80 Cm
- Kamis, 23 November 2017 10:33 WIB
469 view
Tim Dinas PKP Provsu dan Rekanan Turun ke Lokasi Proyek Saluran Irigasi di Doloksanggul
SIB/Frans Simanjuntak
TURUN : Tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provsu dan pihak rekanan akhirnya turun meninjau proyek pekerjaan penataan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh provinsi di Kelurahan Pasar Doloksanggul dan Desa Pasaribu, Kabupaten Humb
Humbahas (SIB) -Tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) dan pihak rekanan akhirnya turun ke lapangan meninjau Proyek Pekerjaan Penataan dan Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh Provinsi di Kelurahan Pasar Doloksanggul dan Desa Pasaribu, Kabupaten Humbahas, yang sebelumnya diminta masyarakat agar pengerjaannya dihentikan karena dinilai amburadul dan diduga salah perencanaan, Selasa (21/11).

Sekretaris Dinas PKP Provsu, Herman didampingi PPK-nya, Jonathan Lumbantobing ketika diwawancarai SIB di lokasi proyek tepatnya di Pasar Doloksanggul menjelaskan, kedatangan mereka ke lokasi adalah untuk meninjau proyek setelah adanya pemberitaan yang dimuat di Harian Koran SIB beberapa waktu lalu terkait adanya keberatan dari masyarakat sekitar karena pengerjaan proyek yang bernilai Rp2,8 miliar itu diduga tidak sesuai dengan perencanaan.

Kata dia, keberatan dari masyarakat di sana merupakan hal sangat wajar karena secara kasat mata saja, bentuk bangunan saluran irigasi yang sudah sempat dikerjakan sebagian sudah tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. Karena ukuran bangunan sebelumnya adalah 80 Cm x 80 Cm, dirobah menjadi 60 Cm x 30 Cm. Namun dia mengaku kalau kesalahan itu bukan dari perencanaan, melainkan dari pihak pengawasan.

"Iya kita dengar ada keberatan dari masyarakat, karena memang saluran irigasi yang dulu jadi mengecil. Itu wajar saja. Masa dari ukuran 80 cm jadi 60 cm.
Masyarakat awam saja tahu kalau paritnya makin kecil. Itu kita terima itu. Kalau ini, pengawasan yang kurang itu," tandasnya.

Lebih lanjut disampaikan, setelah melihat kondisi di lapangan, pihaknya langsung memerintahkan pihak rekanan untuk merobah dan membongkar ulang bangunan yang sudah sempat terbangun dengan ukuran yang baru yakni 80 Cm. Dia juga meminta agar seluruh masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek tersebut agar hasilnya bagus, bertahan lama dan dapat dinikmati masyarakat.

Selain itu, dia juga meminta pihak rekanan untuk menambah pekerja dan peralatan di lapangan agar dapat selesai tepat waktu. "Kami minta agar seluruh masyarakat ikut mengawasi pekerjaan proyek ini. Kita ingin hasilnya bagus. Kita juga telah perintahkan pihak rekanan untuk menambah peralatannya agar tidak terkendala di waktu. Kalau tidak, berapa progres yang selesai, itu nanti yang akan kita bayarkan," pungkasnya.

Sementara itu, pihak rekanan PT Parsaoran Membangun, Suangro Sitanggang mengatakan, kalau kedatangan tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provsu itu adalah untuk menyikapi permintaan masyarakat dan melihat perkembangan kondisi di lapangan.

"Setelah kita duduk bersama dengan dinas terkait, kita sepakat untuk ikuti dimensi yang sudah ada. Makanya kuajak mereka (Dinas PKP, red) ke lapangan supaya melihat kondisi di lapangan. Kalau kita dari pihak pelaksana setuju untuk merobah RAB-nya. Dan akan berusaha menyelesaikannya tepat waktu tanpa mengurangi kualitasnya," pungkasnya.

Pantauan SIB di lapangan, kedatangan tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provsu dan pihak rekanan ke lokasi proyek mendapat atensi dari masyarakat. Sejumlah masyarakat tampak mendatangi lokasi proyek sembari menyampaikan "unek-unek" mereka terkait proses pengerjaan proyek itu.

Sebelumnya diberitakan, masyarakat Pasar Baru Doloksanggul, Kelurahan Pasar Doloksanggul, Kabupaten Humbahas meminta dan mendesak pihak rekanan untuk menghentikan pelaksanaan Proyek Pekerjaan Penataan dan Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh Provinsi di Kelurahan Pasar Doloksanggul dan Desa Pasaribu, Kabupaten Humbahas karena dinilai amburadul dan diduga salah perencanaan. (BR8/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru