Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

PSI: Kalau Masih Mau Lihat OTT KPK, Pilih Partai Lama

* Nomor 11 di Pemilu 2019, Grace Natalie Ungkit Kejayaan PDIP
- Rabu, 21 Februari 2018 11:47 WIB
583 view
PSI: Kalau Masih Mau Lihat OTT KPK, Pilih Partai Lama
Jakarta (SIB)- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengatakan ada 11 hal yang bisa jadi alasan memilih mereka di Pemilu 2019. Hal yang pertama menurut PSI berkaitan dengan sikap antikorupsi.

"Ada 11 alasan mengapa PSI layak dipilih. PSI melawan korupsi, PSI akan berada pada garda paling depan untuk melakukan perlawanan dengan korupsi. Kalau masih mau lihat banyak yang kena OTT, maka pilih partai lama. Tapi kalau mau munculnya kepemimpinan baru, maka tidak ada pilihan lain maka PSI lah yang dipilih," kata Sekjen PSI Raja Juli Antoni di Kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (19/2).

Toni, sapaan Antoni, mengatakan PSI anti-intoleransi dan memiliki program kesejahteraan terpadu berbasis data. Toni juga mengatakan PSI merupakan partai yang pro-perempuan. Hal ini dibuktikan PSI dengan keterwakilan perempuan di tingkat kabupaten/kota.

"PSI anti-intoleransi, PSI memiliki program kesejahteraan terpadu dan berbasis data dan PSI properempuan. Terbukti sesuai dengan diumumkan KPU, PSI merupakan partai yang paling tinggi persentase keterwakilan perempuannya," ujar Toni.

Alasan lain juga diungkapkan Ketua DPP PSI Tsamara Amany. Dia mengatakan PSI merupakan partai anak muda serta melakukan terobosan politik, yaitu dengan rekrutmen calon legislatif yang terbuka.

"Kita menggunakan cara baru hanya di PSI yang ada rekrutmen caleg dan itu live. Yang menentukan (lolos atau tidak) bukan kita, tapi dewan juri," kata Tsamara.

Tsamara juga mengatakan PSI menerapkan teknologi untuk kemajuan dan transparansi parpol dan mendukung Joko Widodo. PSI mendukung Jokowi lantaran dianggap memiliki rekam jejak yang baik hingga mampu membuktikan hasil kerjanya.

"Karena bagi kita pak Jokowi punya track record yang baik, rekam jejak beliau sejak menjadi wali kota Solo, gubernur DKI, hingga presiden, dia orang yang jago membuktikan," tutur Tsamara.

Ungkit Kejayaan
PSI dinyatakan lolos menjadi peserta Pemilu 2019 dengan mendapatkan nomor urut 11. Menurut Ketua Umum PSI Grace Natalie, banyak kecocokan partainya dengan nomor 11.

"Kita happy saja mau dapat nomor berapa pun, dapat nomor 11 ternyata banyak cocok-cocokannya," ujar Grace di kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Menurut Grace, angka 11 memiliki banyak kecocokan, seperti sama dengan lahirnya PSI pada bulan November. Ia mengatakan nomor 11 juga digunakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memenangi pemilu.

"Ternyata kata 'solidaritas' itu ada 11 huruf, terus tahun ini dalam penanggalan China adalah shio ke-11 dan PSI lahir bulan November, yang berarti bulan ke-11. Jadi ya cocok juga dengan nomor 11. PDIP pun waktu pertama kali dalam pemilu juga menang dengan nomor 11," kata Grace. (detikcom/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru