Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 01 Agustus 2026

Amnesty Internasional Gelar Aksi ?Bebaskan Meliana? di Monas

- Kamis, 13 September 2018 10:38 WIB
575 view
Amnesty Internasional Gelar Aksi ?Bebaskan Meliana? di Monas
SIB/Ant/Galih Pradipta
DUKUNGAN UNTUK MEILIANA: Anggota Presidium Rakyat Menggugat melakukan aksi #SaveMeiliana di depan Gedung Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (12/9).
Jakarta (SIB) -Amnesty Internasional menggelar aksi solidaritas terkait kaus Meliana yang divonis hukuman 18 bulan penjara. Mereka meminta agar Meliana dibebaskan secara hukum.

Pantauan Rabu (12/9) sore, di Taman Aspirasi, Pintu Barat Monas, Jakarta Utara, sudah mulai ramai. Satu persatu orang mendekat untuk melihat aksi damai ini.

Beberapa orang membawa kertas kuning bertuliskan tuntutan #Bebaskan Meliana. Acara dibuka oleh Direktur Amnesty Internasional Usman Hamid. Ia mengatakan pihaknya sengaja menggelar acara ini sebagai bentuk solidaritas untuk Meliana.

"Selamat sore. Hidup Indonesia, hidup hak asasi manusia. Kami sengaja, untuk bersolidaritas untuk Meliana yang belum lama ini divonis penjara, hanya karena mengeluhkan volume suara dari pengeras masjid yang jaraknya 100 m. Apalagi tidak dimaksudkan menodai agama, seharusnya dimaklumi," ujar Usman di lokasi.

Usman menyebut pandangan persepsi yang salah itu membuat Meliana menjadi korban. Semua hal kekerasan sampai vonis hukuman penjara yang didapat Meliana menurutnya adalah kekeliruan.

"Rumahnya juga korban kekerasan dan vandalisme. Pemenjaraan terhadap ibu Meliana adalah sebuah kekeliruan," ucapnya.

Setelah itu dilanjutkan oleh beberapa lembaga yang membacakan deklarasi untuk membebaskan Meliana. Diantaranya PBNU, Maarif Institute, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) , Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan lainnya.

Dalam deklarasi mereka meminta agar Meliana diberikan keadilan dan keamanan terhadap keluarganya pasca penyerangan. Kemudian kepada pemerintah agar menghapus pasal penodaan agama. (detikcom/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru