Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Luhut Jadi Ketua Dewan Penasihat Golkar, JK Tak Dapat Posisi

Redaksi - Kamis, 16 Januari 2020 10:23 WIB
115 view
Luhut Jadi Ketua Dewan Penasihat Golkar, JK Tak Dapat Posisi
news.detik.com
Ilustrasi : golkar
Jakarta (SIB)
Partai Golkar merampungkan susunan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) berikut pimpinan 5 Dewan lainnya. Tak ada nama Jusuf Kalla (JK) yang disebut-sebut bakal masuk jajaran pengurus Dewan Golkar.

Dalam susunan pengurus Golkar yang diterima, Rabu (15/1), ada lima Dewan di Golkar. Kelima Dewan itu yakni Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, Dewan Pakar dan Dewan Etik.

Dewan Pembina Golkar tetap dipimpin Aburizal Bakrie (Ical). Sementara itu Dewan Penasihat Golkar dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan.

Tak ada nama JK di susunan Dewan Golkar. Sebelumnya, Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan akan menawarkan posisi kepada senior Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan dan Jusuf Kalla (JK).

"Kita sudah punya struktur, di mana kita para senior sudah duduk dalam struktur, Pak Aburizal Bakrie, Pak Agung Laksono, Pak Akbar Tandjung," kata Airlangga usai ditetapkan sebagai ketum kembali di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12).

"Kita juga punya dua senior lagi, Pak Jusuf Kalla dan Pak Luhut Binsar Pandjaitan, kita akan tawarkan kepada beliau-beliau posisi yang beliau minati," imbuhnya.

Fokus di Bidang Sosial
Terkait JK, tak mendapatkan posisi di DPP, Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut JK ingin konsentrasi di bidang sosial.
"Pak JK sudah ditemui Pak Airlangga (Ketum Golkar Airlangga Hartarto) dua kali. Nah, Pak JK waktu itu mengatakan dia ingin konsentrasi dulu di bidang sosial kemasyarakatan," kata Doli kepada wartawan.

Doli menyebut Airlangga menawarkan JK untuk menduduki jabatan salah satu Dewan Golkar. Tapi Doli tidak mengungkapkan posisinya.

"Ya (ditawari posisi) dewan-dewan itu," sebutnya.

"Kan selama ini beliau Ketua PMI, terus Dewan Masjid. Jadi beliau minta izin konsentrasi dulu di kegiatan-kegiatan sosial itu. Jadi dia waktunya untuk mengabdikan diri ke bidang sosial dulu. Dia bilang begitu," imbuh Doli.

Sebelumnya, Ketum Golkar 2019-2024 Airlangga Hartarto mengumumkan jajaran pengurus barunya. Dalam penyusunan kepengurusan Golkar kali ini, Airlangga memperhitungkan berbagai macam aspek di antaranya aspek fungsional, profesionalisme dan asas meritrokrasi.

Dalam kepengurusan Golkar kali ini, yang disebut sebagai Pengurus Harian adalah Ketua Umum, Sekjen, Bendahara Umum, para Wakil Ketua Umum, para Ketua Bidang, para Wakil Sekjen dan para Wakil Bendum. Sementara Kepala Badan tidak termasuk dalam pengurus harian.

"Kepengurusan ini sudah memperhatikan Undang-Undang Partai Politik dengan ketentuan pengurus perempuan sebesar minimal 30%, Kepengurusan ini juga inklusif, sudah mengakomodir semua elemen. Baik perempuan, millenial dan dari unsur-unsur yang lain," ungkap Airlangga Hartarto.

Airlangga mengatakan dalam kepengurusan ini juga memperhatikan keterwakilan perempuan 30 persen. Kader milenial seperti Putri Komarudin, Dyah Roro, Christina Aryani juga masuk di jajaran pengurus harian. Sebagian lainnya mengisi departemen-departemen yang mengakomodir seluruh pengurus.

Berikut susunan kepengurusan Partai Golkar 2019-2024:
Ketua Umum : Airlangga Hartarto
Sekretaris Jenderal : Lodewijk F Paulus
Bendahara Umum : Dito Ganinduto
Ketua Dewan Pembina: Aburizal Bakrie, Wakil Ketua: Zaenudin Amali, Ketua Dewan Kehormatan: Akbar Tandjung, Ketua Dewan Penasehat: Jendral (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Ketua Dewan Pakar: Agung Laksono, Ketua Dewan Etik: Mohamad Hatta, Badan Penelitian dan Pengembangan, Ketua: Amir Sambodo, Badan Advokasi Hukum dan HAM, Ketua: Ifdhal Kasim, Badan Pemenangan Pemilu, Ketua: Maman Abdurrahman, Badan Saksi Nasional, Ketua: Syahmud B Ngabalin, Badan Pengembangan Ekonomi Rakyat, Ketua: Haryadi Sukamdani, Badan Penanggulangan Bencana, Ketua: Febri Hendri
Lembaga Komunikasi dan Informasi
Ketua: Ricky Rachmadi
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Ketua: HM Al Khadziq dan Lembaga Pengembangan Kreativitas dan Inovasi Ketua: Dito Ariotedjo. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru