Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 07 Mei 2026
Natal Polda Sumut

Kapolda Sumut Tegaskan Polisi Agar Jadi Sahabat

Jangan Pandang Suku, Ras dan Agama
Redaksi - Minggu, 19 Januari 2020 09:08 WIB
298 view
Kapolda Sumut Tegaskan Polisi Agar Jadi Sahabat
Foto: SIB/Dok
FOTO BERSAMA: kAPOLDA SUMUT Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi (kedua dari kiri) didampingi Ketua Bhayangkari Sumut Ny Risma Martuani, Wakapolda Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi beserta Istri, Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sab
Medan (SIB)
Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi menegaskan agar seluruh jajarannya menjadi polisi yang baik, jangan memandang suku, ras dan agama. Demikian dikatakan Kapolda Sumut dalam sambutannya pada perayaan Natal Polda Sumut di Regale International Convention Center, Jalan Adam Malik, Medan, Jumat (17/1).

Turut hadir Ketua Bhayangkari Sumut Ny Risma Martuani, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi beserta istri, Pangdam I/BB Mayjend MS Fadhilah, Wakapolda Sumut, Irwasda, PJU dan Bhayangkari Polda Sumut serta personil dan ASN Polri sekitar 2.000 orang.

Natal mengangkat tema, "Dalam Mendukung Tugas Kepolisian, Hendaklah Kita Saling Mengasihi sebagai Seorang Sahabat." Selaras dengan tema itu, Irjen Martuani Sormin mengajak setiap personel polisi yang bertugas di wilayah Polda Sumut untuk menjadi polisi yang baik, menjadi sahabat bagi masyarakat. Dengan menjadi polisi yang baik akan menghadirkan salam sejahtera Allah di Sumut.

Menjadi sahabat, kata Kapolda berarti menyayangi sesama manusia, tanpa memandang suku, ras maupun agama. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, menjadi sahabat berarti berperilaku sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, taat aturan, serta tunduk pada pemerintah.

Jenderal bintang dua itu mengutip nats Alkitab yakni Roma 13:1 yang menegaskan, warga juga harus patuh terhadap pemerintah, karena pemerintah adalah wakil Tuhan di bumi. "Tidak ada arti yang lain. Patuh terhadap pemerintah yang sah. Itulah sahabat," sebutnya.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang hadir pada perayaan Natal itu, juga menyinggung tentang soal makna sahabat yang mengandung tiga kata kunci yakni kejujuran, saling mengasihi dan penuh pengertian. Dalam kesempatan itu, Edy mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk selalu bersahabat satu dengan yang lainnya.

Persahabatan yang menjunjung sikap kejujuran, saling menyayangi dan penuh pengertian perlu ditumbuh-kembangkan di tengah warga Sumut. "Kita lahir di dunia ini, untuk menjadi orang baik. Mari jangan lelah menyayangi dan mengasihi orang lain," pinta Gubernur Sumut Edy.

Acara Natal tersebut diawali dengan ibadah bersama, Doa Syafaat dibawakan oleh Pdt Darwis Manurung sebagai Ketua PGI Sumut dan pengkotbah Pdt Bambang Jonan sebagai anggota MPH PGI Wilayah Sumut.

Kemudian tampil paduan suara mahasiswa/i Papua, liturgi dari Kapolrestabes, Kapolresta dan Kapolres jajaran Polda Sumut. Dilanjutkan dengan penyalaan lilin, kata sambutan dan makan malam bersama. Acara juga dimeriahkan dengan hiburan berupa tarian dari pelajar asal Papua dan Lucky draw.

Sebelum acara lucky draw, Kapolda Sumut bersama Gubernur, Pangdam I/BB dan Kabinda Sumut bernyanyi bersama di atas panggung dengan judul, "Uju di Ngolukhon ma Nian". Ada dua lagu disumbangkan mereka.

Seluruh hadirin langsung bertepuk tangan dan bersorak atas kekompakan, suara selaras serta merdu dari Kapolda, Gubernur, Pangdam dan Kabinda Sumut. Keempatnya menunjukkan kepada seluruh para undangan yang hadir bahwa mereka adalah sahabat untuk memimpin Sumut. (T04/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru