Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Pemko Medan dan TNI/Polri Apel Tanggulangi Bencana di Istana Maimun

Redaksi - Kamis, 23 Januari 2020 22:41 WIB
172 view
Pemko Medan dan TNI/Polri Apel Tanggulangi Bencana di Istana Maimun
SIB/Dok
Periksa Kesiapan : Plt Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi memeriksa kesiapan peserta apel saat memimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana di Halaman Istana Maimun, Rabu (22/1).
Medan (SIB)
Dalam rangka menanggulangi bencana di wilayah Kota Medan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menggelar Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana di Halaman Istana Maimun, Rabu (22/1). Apel itu diharapkan dapat meningkatkan antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kota Medan.

Dipimpin Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi bersama Kepala BPBD Arjuna Sembiring, apel tersebut diawali pemeriksaan peserta, dilanjutkan pemberian life jacket, helm dan pohon kepada perwakilan peserta apel.

Hadir dalam apel itu Pangkosek Hanudnas III Marsma Djohn Amarul, Dandim 0201/BS Kol (Inf) Roy J Hansen Sinaga, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir, Danlanud Soewondo Kol (Pnb) Meka Yudanto, Danyon Marinir I Belawan Mayor (Mar) Farick Mtr Opsla. Sementara para peserta apel terdiri dari unsur TNI, Polri, pimpinan OPD di lingkungan Kota Medan, Camat, Lurah, Kepling se Kota Medan, Dinas Perhubungan, petugas Pemadam Kebakaran, PMI dan Pramuka.

Dalam arahannya Akhyar mengatakan, Kota Medan terkadang mengalami perubahan cuaca yang cukup signifikan. Apalagi memasuki bulan September hingga Desember 2018 lalu, masyarakat Kota Medan telah merasakan perubahan cuaca ekstrim yang berbeda dari sebelumnya.

"Dampaknya bisa rasakan saat terjadinya genangan pada sejumlah titik di Kota Medan, beberapa waktu lalu, walaupun dapat segera surut. Selain banjir, di Kota Medan juga banyak sekali terjadinya kebakaran akibat kelalaian masyarakat itu sendiri," katanya.

Untuk itu, akunya, perlu kesiapsiagaan semua jajaran, baik pemerintah kota, TNI, Polri, swasta, relawan dan masyarakat dalam upaya pengurangan resiko bencana. Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat harus tanggap terhadap ancaman bencana.

"Penanggulangan bencana tidak lagi hanya difokuskan pada penanganan kedaruratan, tapi lebih kepada upaya pengurangan resiko bencana yang menuntut adanya kesiapsiagaan seluruh pihak. Maka dari itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran stakeholder yang telah memberikan perhatian kepada Kota Medan," jelasnya.

Selanjutnya Akhyar mengimbau semua pihak agar dapat mengoptimalkan upaya mitigasi yang bukan hanya dilakukan pada masa terjadi bencana, tapi secara periodik sebagai upaya pengurangan resiko bencana di Kota Medan.

"Saya mengajak semua pihak untuk merapatkan barisan, meningkatkan koordinasi secara terencana, terpadu, dan berkesinambungan, agar mampu bekerjasama dan berperan secara maksimal sesuai dengan kapasitasnya masing-masing, dalam menghadapi cuaca ekstrim sebagai upaya memberikan perlindungan masyarakat dari ancaman dan dampak bencana yang mungkin akan terjadi," ajaknya.

Usai memimpin apel, Akhyar beserta rombongan menyusuri Sungai Deli mulai dari Jalan AH Nasution hingga Jalan Perdana. Penyusuran yang dilakukan sekira 2 jam itu bertujuan untuk mengecek kondisi sungai, sekaligus memantau petugas P3SU yang tengah membersihkan sungai tersebut. (M15/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru