Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Jokowi: Selamat Tahun Baru Imlek, Semoga Kita Semua Makin Sejahtera

* Barongsai Hingga Gambang Kromong Meriahkan Imlek di Bundaran HI
Redaksi - Minggu, 26 Januari 2020 10:17 WIB
239 view
Jokowi: Selamat Tahun Baru Imlek, Semoga Kita Semua Makin Sejahtera
smol.id
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Warga Tionghoa, Sabtu (25/1), merayakan Tahun Baru Imlek 2571. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Indonesia yang merayakan.

"Selamat Tahun Baru Imlek 2571," tulis Jokowi lewat akun Instagram-nya seperti dilihat, Sabtu (25/1).

Presiden Jokowi juga berharap masyarakat Indonesia semakin sejahtera. Selain itu, dia berharap Indonesia makin penuh kedamaian dan terus maju.

"Semoga kita semua semakin sejahtera, meraih cita-cita, penuh kedamaian, dan semakin maju," tulis Jokowi.

Meriahkan Imlek
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta turut memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Pemprov DKI Jakarta menghadirkan hiburan musik gambang kromong Betawi dan barongsai bagi warga Jakarta.

Pantauan di depan Hotel Grand Hyatt, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (24/1), ada kelompok Sinar Pusaka yang membawa musik khas Jakarta, gambang kromong Betawi. Lagu-lagu tradisional Betawi dan Mandarin pun mereka bawakan, seperti 'Ni Wen Wo Ai'.

Usai gambang kromong Betawi melantunkan lagu-lagu, giliran barongsai beraksi. Tabuhan musik membuka aksi dua barongsai.
Barongsai berwarna merah dan kuning itu pun menghibur warga Jakarta hadir. Barongsai melompat-lompat.

Salah seorang warga Jakarta asal Cempaka Putih, Chintya, mengaku terhibur oleh adanya gambang kromong Betawi dan barongsai ini. Menurutnya, ini bisa memberikan hiburan kepada warga yang melintas.

Berikut Deretan Perayaan Imlek di Indonesia:
1.Kuliner Khas China dan Wishing Tree
Pemprov DKI Jakarta menghadirkan kuliner khas China dan wishing tree serta bekerja sama dengan komunitas untuk memeriahkan perayaan Imlek. Perayaan ini merupakan hasil dari akulturasi kebudayaan yang masuk ke Jakarta, warga Jakarta dapat menikmati festival makanan khas Cina yang berlangsung di Thamrin 10. Rangkaian acara akan dimulai sejak 15 Januari hingga 9 Februari 2020 dan pada 24 Januari akan ada lampion kolaborasi dan Wishing Tree.

2. 2000 Lampion di Palembang
Perayaan Imlek di Palembang, Sumatera Selatan terasa dengan adanya beragam pernak-pernik berwarna merah khas terlihat menghiasi Klenteng bersejarah, Dewi Kwan Im. Bahkan ada sekitar 2 ribuan lampion dipasang mulai dari dalam klenteng sampai area parkir dan dermaga di kawasan 10 Ulu. Jembatan Ampera yang berdiri di sebelah kiri Klenteng akan terlihat jelas dengan warna cat merah menyala, untuk ribuan lampion warna merah menyala pada malam puncak perayaan Imlek 24-25 Januari.

3.Klenteng di Ciamis Bernuansa Merah
Klenteng Hok Tek Bio yang berlokasi di Jalan Ampera II, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dibersihkan hingga menciptakan suasana merah yang hanya satu-satunya di Ciamis, Banjar, Pangandaran. Di Klenteng Hok Tek Bio juga ada tradisi penggantian lampion yang biasa digantung di atap dan memasang lilin ukuran besar dari 1 meter hingga 2 meter. Ratusan lampion tersebut telah dilengkapi doa dan harapan supaya menerangi kehidupan, kelancaran, dan kesuksesan di tahun mendatang.

4.Semarang Gelar Kirab dan Festival Kuliner
Pada perayaan Imlek tahun ini, Kota Semarang melaksanakan 2 kegiatan yaitu Kirab Kebangsaan Merah Putih dan Launching Festival Kuliner Depok. Ada 66 tenda makanan dan 9 foodtruck yang menjajakan kuliner. Launcing Festival kuliner ini sekaligus menandai diresmikannya Jalan Depok menjadi pusat kuliner baru di Kota Semarang.

5.Sembahyang di Klenteng Po Hwa Kong
Di Lombok ada Klenteng Po Hwa Kong yang usianya cukup tua, didirikan pada 1840. Berlokasi di Jalan Yos Sudarso No. 180, Kelurahan Ampenan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Saat Imlek banyak warga yang sembahyang atau berdoa memohon berkat di Klenteng tua ini.

6.Mandi Bersama di Sumur Tujuh Lubang
Depok memiliki cara unik untuk merayakan Imlek, warga etnis Tionghoa beramai-ramai datang ke Vihara Gayatri. Tak hanya beribadah, Imlek dirayakan dengan mandi bersama di sumur tujuh lubang. Sumur ini dipercaya memiliki kekuatan mendatangkan rezeki, jodoh, bahkan bisa menyembuhkan penyakit.

7.Pawai Tatung di Kalimantan
Perayaan Imlek di Singkawang, Kalimantan Barat berbeda dari kota-kota lain di Indonesia. Perayaan Imlek yang unik dan ngeri ditampilkan dalam Pawai Tatung, Tatung merupakan atraksi sejenis debus, saat perayaan orang-orang yang kemasukan arwah leluhur ikut berpawai, ditambah dengan atraksi tatung yang menancapkan benda tajam ke seluruh tubuh.

8.Grebeg Sudiro
Di Solo terkenal dengan Grebeg Sudiro yang diadakan saat tahun baru China. Grebeg Sudiro merupakan perwujudan akulturasi budaya lokal dan Tionghoa, yang diselenggarakan di Kelurahan Sudiroprajan tepat berada di jantung kota Solo.

9.Pawai Imlek
Kota hujan Bogor semakin meriah saat perayaan Imlek hadir di kawasan pecinan. Setelah 15 hari setelah Imlek akan ada pawai Cap Go Meh, dan akan ada pawai pesta rakyat yang menggabungkan kesenian Sunda dan Tionghoa.

10.Perang Air
Di Riau berbeda, perang air menjadi tradisi saat perayaan Imlek. Tak hanya dirayakan etnis Tionghoa saja, tetapi hampir semua warga Riau ramai-ramai mengikuti perang air. Sama seperti perayaan songkran di Thailand, warga Riau berbasah-basahan di hari raya Imlek.

11.Pekan Budaya Tionghoa
Tak hanya Solo, Yogyakarta juga merayakan Imlek dengan pekan budaya, hal ini sudah dilaksanakan selama 13 tahun. Pekan budaya ini berlangsung lama. (detikcom/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru