Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 April 2026

Mantan Bupati Nisel Idealisman Dachi Diancam dan Dilempar Kotoran Ternak

Redaksi - Senin, 27 Januari 2020 10:08 WIB
601 view
Mantan Bupati Nisel Idealisman Dachi Diancam dan Dilempar Kotoran Ternak
tribunnews.com
Idealisman Dachi dilempar kotoran saat menghadiri syukuran atas pemenangan Kepala Desa Hili
Nisel (SIB)
Mantan Bupati Nias Selatan (Nisel) Idealisman Dachi mendapat perlakuan tidak pantas saat menghadiri undangan syukuran Kepala Desa Hilisataro Gewa Kecamatan Toma, Sabtu (25/1). Ia diancam oknum warga kemudian dilempar kotoran ternak yang mengenai wajahnya. Video insiden tersebut ramai dibagikan di Medsos dan mendapatkan berbagai komentar yang pada umumnya mengecam aksi tidak terpuji itu.

Tindakan tersebut, menurut Rendos Halawa, merupakan tindakan bodoh dan memalukan. Ia mengutuk keras perbuatan itu apapun modusnya.

Kepala Desa Hilisataro Gewa Wisnu Duha sebagai tuan rumah yang mengundang Idealisman, menyesalkan terjadinya perbuatan itu. Ia merasa dipermalukan atas kejadian itu.Ia meminta maaf dan siap menjadi saksi bila permasalahan itu dilaporkan ke penegak hukum.

Beberapa jam kemudian, Idealisman Dachi membagikan kronologi kejadian yang dialaminya. Menurutnya, pada hari itu ia menghadiri undangan Kades yang sebelumnya datang ke rumahnya untuk mengantarkan undangan. Idealisman pun mengusahakan untuk hadir.

Saat selesai jeda atau makan siang, pembawa acara memintanya menyumbangkan sebuah lagu. Meski sempat menolak karena tidak pandai bernyanyi, akhirnya Idealisman menyanggupi karena menghargai permintaan panitia. Saat dirinya naik ke panggung, tiba -tiba ada seorang pemuda memakai kacamata hitam mendekat dan mengancam. Sempat terjadi sedikit keributan, namun masih bisa ditenangkan tuan rumah.

Mereka pun kembali duduk ke tempat masing-masing. Setelah sekitar setengah jam kemudian, Idealisman mendapat info bahwa mobil mereka diblok dengan kendaraan agar tidak bisa lewat. Ia langsung melapor dan tuan rumah langsung keluar untuk melihat kondisi. Karena situasi yang semakin tidak kondusif, akhirnya Idealisman memutuskan untuk pulang dan saat berjalan hendak menuju mobil, di situlah ia dilempar dengan kotoran ternak. Suasana sempat ribut hingga akhirnya warga mengamankan Idealisman dan membersihkan wajahnya yang terkena kotoran dan akhirnya ia berangkat dari lokasi itu.

Melihat dan mendengar respon masyarakat yang mengecam bahkan ada upaya untuk melakukan aksi, bakal calon bupati itu berupaya meredam suasana. Melalui Medsos kembali Idealisman Dachi mengimbau masyarakat Nisel, tokoh adat, tokoh masyarakat dan lainnya untuk tidak terpancing dengan tindakan tersebut dan selalu bisa mengontrol diri karena tidak ada untungnya bila melakukan perlawanan karena akan merugikan dan bisa menimbulkan kekacauan hingga perpecahan di tengah masyarakat.

Ia lebih memilih untuk tenang dan mengajak untuk tidak cenderung mengarah ke tindakan provokatif, karena ia telah melakukan upaya-upaya untuk menanyakan kepada pihak-pihak yang melakukannya.(N03/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru