Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026
FOKUS...

Indonesia Adalah Pancasila

Redaksi - Minggu, 08 Maret 2020 10:42 WIB
310 view
Indonesia Adalah Pancasila
kompasiana.com
Ilustrasi
Sungguh menyedihkan ketika seorang finalis Putri Indonesia ternyata tak hapal kelima sila Pancasila. Bisa saja ada alasan di balik itu, seperti karena gugup mendapat pertanyaan "sederhana" tersebut. Namun ini merupakan sinyal kuat betapa banyak dari generasi muda bangsa ini mulai melupakannya.

Setuju atau tidak setuju, Putri Indonesia merupakan representasi bangsa ini. Pada masa lalu, pemenangnya menjadi semacam duta bagi bangsa ini. Memang kini sudah ada perlombaan sejenis dalam skala nasional.

Keputusan juri menghentikan peserta Putri Indonesia yang tak hapal sila Pancasila sudah tepat. Sebaiknya penilaian ini menjadi standar dalam lomba-lomba sejenis. Jika membawa nama Indonesia, berarti harus berwawasan Pancasila.

Indonesia adalah Pancasila, dan Pancasila adalah Indonesia. Hal ini mesti terpatri dalam segenap sanubari anak bangsa. Sebab Pancasila merupakan dasar negara Indonesia.

Sebagai dasar negara, segala sesuatu harus mengacu ke Pancasila. Mungkin ada yang berdalih, tidak harus hapal sila-sila Pancasila untuk mengamalkannya. Bisa ya, bisa tidak, namun logikanya, bagaimana mengimplementasikannya jika tidak tahu isi Pancasila tersebut.

Patut diwaspadai, penurunan penghayatan dan pengamalan Pancasila akibat menguatnya paham radikal. Sebab berdasarkan penelitian, bukan hanya lembaga keagamaan terkontaminasi, kampus-kampus ikut disentuh. Tak heran, jangankan untuk menghapal, sudah banyak tak pernah lagi mendengar sila Pancasila.

Orang bisa berdalih karena pada Orde Baru, Pancasila seolah diindoktrinasi melalui penataran-penataran. Pancasila dijadikan hanya sebagai hapalan saja. Namun, bukan berarti sila Pancasila juga bisa dilupakan, hanya karena cara yang salah di masa lalu.

Mari kembali membumikan nilai-nilai Pancasila. Indonesia merupakan negara besar yang menerima perbedaan agama, suku dan ras. Semua merupakan keluarga yang saling hormat menghormati dalam sikap toleran, meski berbeda.

Keluarga, sekolah dan lembaga keagamaan, perkenalkan Pancasila sejak dini, sebagai nilai dalam berbangsa dan bernegara. Caranya tidak harus formal, bisa dilakukan melalui media sosial dan media massa, menjangkau para generasi muda. Zaman bisa berubah, namun Pancasila merupakan pilihan final bagi Indonesia. (**)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru