Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Revitalisasi Kesawan Diharapkan Terlaksana,Meski Wali Kota Medan Berganti

Redaksi - Senin, 09 Maret 2020 10:14 WIB
139 view
Revitalisasi Kesawan Diharapkan Terlaksana,Meski Wali Kota Medan Berganti
news.detik.com
Kesawan Medan.
Medan (SIB)
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan Pemko Medan berencana menyulap kawasan Kesawan Medan bak Malioboro dan Kota Tua Semarang. Warga berharap rencana itu tak sekadar janji-janji belaka.

Pantauan wartawan di kawasan Kesawan Medan, Jumat (6/3), terlihat beberapa bangunan tua di lokasi itu.

Salah satu gedung tua yang bakal direvitalisasi adalah Warenhuis yang terlihat tidak terawat. Sebagian atap bangunan sudah tidak ada, pintu hancur dan dinding pecah. Beberapa titik bangunan juga ditumbuhi tanaman liar. Beberapa petugas Satpol PP terlihat berjaga.

Di luar gedung, terlihat beberapa titik trotoar yang rusak. Sejumlah mobil juga parkir di pinggir jalan sekitar gedung. Salah satu warga sekitar, Lisa, mendukung rencana penataan kawasan Kesawan. Namun, dia berharap rencana itu terlaksana meski nanti Wali Kota Medan berganti.

"Kalau mau dibangun ya bagus. Tapi jangan janji-janji saja. Apalagi ini mau Pilkada kan, nanti ganti wali kota nggak jadi juga," ucap Lisa.

Warga lainnya, Rahmad, menilai rencana revitalisasi Gedung Warenhuis adalah hal baik. Apalagi, katanya, gedung itu sempat ditempati gelandangan.

"Bangunan ini kemarin tempat ngumpul orang nggak jelas. Bagus sudah diambil pemerintah. Apalagi mau diperbaiki dan dijadikan tempat wisata," tuturnya.

Sebelumnya, Akhyar Nasution sempat menyebutkan dirinya berencana menata kawasan Kesawan seperti Malioboro di Yogyakarta. Belakangan Akhyar mengatakan Pemko Medan juga bakal meniru Kota Tua Semarang dalam penataan kawasan Kesawan.

Hal itu disampaikan Akhyar usai meninjau Gedung Warenhuis di Jalan Hindu, Kecamatan Kesawan, Medan, Jumat (6/3). Dia mengatakan ide penataan seperti Kota Tua Semarang itu muncul berdasarkan kunjungan kerjanya ke Semarang.

"Sebelum merevitalisasi Kota Tua Semarang, Pemkot Semarang menghadapi tantangan yang cukup berat. Selain mengatasi banjir rob, Pemkot Semarang juga harus merapikan kabel jaringan listrik yang berseliweran. Untuk merevitalisasi Kota Tua, Pemkot Semarang butuh waktu 25 tahun. Sebab, perencanaan telah dimulai tahun 94 dan baru selesai 3 tahun lalu," jelas Akhyar. (detikcom/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru