Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026
Bishop GKPI Tahbiskan 12 Pendeta

Pendeta Diimbau Jangan Jiplak Khotbah dari Google

Redaksi - Senin, 09 Maret 2020 10:19 WIB
795 view
Pendeta Diimbau Jangan Jiplak Khotbah dari Google
SIB/Horas Pasaribu
FOTO BERSAMA: Bishop GKPI Oloan Pasaribu MTh, Sekjen Pdt Ro Sininta Hutabarat MTh, Kepala Departemen dan Kepala Biro Kantor Pusat, foto bersama para pendeta GKPI yang baru ditahbiskan, Minggu (8/3) di Gereja GKPI Sriwijaya Medan. 
Medan (SIB)
Bishop Gereja GKPI Pdt Oloan Pasaribu MTh menahbiskan 12 pendeta baru, Minggu (8/3) di GKPI Sriwijaya Medan Kota Resort Medan Barat. Turut mendampingi, Sekjen GKPI Pdt Ro Sininta Hutabarat MTh, Kadep Apostolat Pdt Humala Lumbantobing MTh, Kadep Pastorat Pdt Abdul Hutauruk MTh, Kadep Diakonat Pdt Raden Samosir Sth.

Hadir juga Majelis Pusat Sahat Sinaga, Kepala Biro Umum Pdt Tubiran Simamora MTh, Pdt HUM Gultom, Ketua BPRP Pdt Jention Sihite, bidang LPPM Pdt Robinsar Siregar dan GKPI Resort Medan Barat Pdt Arlinton Nainggolan STh.

Bishop Pdt Oloan Pasaribu mengingatkan pendeta yang baru ditahbiskan agar benar-benar jadi pelayan yang baik dan teladan dalam segala hal. Menyatakan firman Tuhan dengan sesungguhnya agar semua jemaat masuk sorga.

“Pendeta harus melaksanakan tugas dengan sesungguhnya, meskipun itu hari Natal dan Tahun Baru, melayanilah di gereja pelayananmu. Kepada para orangtua para pendeta kami mengingatkan, biarlah mereka melayani di gereja,” kata Bishop.

Karena, lanjut dia, Tuhan telah mengutus mereka seperti anak domba di tengah-tengah serigala. Tapi Tuhan senantiasa menyertai dan memberi mahkota agar pelayanNya setia sampai akhir. Dalam Kitab Lukas 17:10 disebutkan, apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata, kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna, kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.

“Dengan energi baru, semakin menyebarlah pelayanan anda dan sebarkanlah firman ke seluruh dunia. Tidak ada yang sulit, karena kamu tidak sendirian, kamu juga tidak akan berkekurangan, karena semua akan dicukupkan kalau kita mengandalkan Tuhan,” tutur Bishop Oloan Pasaribu.

Majelis Pusat Sahat Sinaga mengimbau para pendeta jangan mengadopsi secara utuh khotbah dari google. Kalau dijadikan sebagai referensi boleh-boleh saja, tapi jangan dicopi sepenuhnya kemudian dijadikan menjadi bahan khotbah.

“Karena yang ada di google belum tentu persis dengan kondisi jemaat sendiri. Kupaslah Alkitab, kemudian memadukannya dengan kondisi kehidupan masyarakat, khususnya situasi yang ada di sekitar jemaat. Jangan menjiplak seutuhnya dari google,” ucap mantan Sekjen DPP Partai PDS ini.

Para pendeta GKPI yang ditahbiskan itu masing-masing Berman Maeda Situmorang SSi (Teol) putra Saul Situmorang (mantan Sekdakab Humbahas) dan ibu Betti Sidabutar. Daniel Pasca Putra Lubis SSi (Teol) putra Pdt (Em) Radja Lubis STh, ibu Titik Indrati Hutagalung, David Martabe Hutabarat STh putra Marhusa Parningotan Hutabarat, ibu Bentiana Manalu. Esra Fitri Lumbantobing STh putra Jesman Lumbantobing, ibu Herdima Siregar. Firstson Q Joy Tambunan STh putra Hendry Rommel P Tambunan, ibu Herta Juliana Aruan, Lamhot Parlindungan Hutapea STh putra Sahat Hutapea, ibu Rusti Nababan. Lasti Rani Lestari Sianipar STh putri Bisker Sianipar, ibu Tiurlan Nainggolan, Marganda Parulian Arip Tansa Siregar STh putra MBT Siregar, ibu Pnt P br Gultom, Nando Natalia Sinaga STh putri St S Sinaga, ibu R Br Lumbangaol. Roberto Naibaho STh putra St H Naibaho, ibu E Aritonang, Sri Devita Hutasoit STh putri Mangalap Hutasoit, ibu Sorta Simanjuntak. Dorlan Simanungkalit STh putra Sanggam Simanungkalit, ibu Rustiana Sijabat. (M10/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru