Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 April 2026

Satgas Covid: Ketersediaan Tempat Tidur Makin Menipis, Alarm Keadaan Darurat

Redaksi - Rabu, 06 Januari 2021 08:44 WIB
377 view
Satgas Covid: Ketersediaan Tempat Tidur Makin Menipis, Alarm Keadaan Darurat
Biro Pers Sekretariat Presiden
Wiku Adisasmito
Jakarta (SIB)
Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, menjabarkan kondisi ketersediaan tempat tidur di rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. Dia mengatakan ketersediaan tempat tidur makin menipis.

Awalnya, Wiku menyampaikan soal keterisian tempat tidur di ruang ICU dan isolasi di rumah sakit di Indonesia. Berdasarkan perkembangan angka kasus Corona, okupansi tempat tidur kian mengkhawatirkan.

"Di beberapa daerah, keterisian tempat tidur untuk ICU dan isolasi per 2 Januari sudah melebihi 70%. Ini di antaranya terjadi di DKI Jakarta, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah," jelas Wiku dalam jumpa pers, Selasa (5/1).

Dari data tersebut, Wiku mengatakan kondisi sekarang menjadi alarm situasi darurat. Hal itu ditandai dengan ketersediaan tempat tidur yang makin menipis.

"Hal ini dapat menjadi alarm bagi kita bahwa kita sedang dalam keadaan darurat, yang ditandai dengan ketersediaan tempat tidur yang semakin menipis," kata dia.

Wiku mengatakan tempat tidur yang tersisa ini belum tentu bisa digunakan karena keterbatasan tenaga kesehatan yang merawat pasien Covid-19. Apalagi, lanjut dia, ada 237 dokter yang meninggal dunia, dan jumlahnya meningkat semenjak Oktober hingga Desember.

"Jika masyarakat terus abai dan meninggalkan kasus baru tidak akan cukup fasilitas kesehatan kita untuk bisa menanganinya," kata Wiku.

Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Tambah 7.445
Sementara itu, kasus positif Covid-19 di RI kemarin bertambah 7.445. Total kasus positif Corona di Tanah Air menjadi 779.548.

Berdasarkan data di situs Kemenkes, tercatat juga ada tambahan pasien sembuh dari Corona sebanyak 6.643. Total pasien sembuh menjadi 645.746.

Pasien yang meninggal akibat virus Corona bertambah 198. Jumlah kumulatif pasien meninggal akibat Corona sebanyak 23.109.

Jumlah pasien suspek Corona yang dipantau kemarin sebanyak 70.201. Sedangkan spesimen yang diperiksa 60.520.

Pada hari sebelumnya, total kasus kumulatif virus Corona sebanyak 772.103, 639.103 pasien sembuh dari Corona, dan 22.911 pasien meninggal akibat Corona. (detikcom/f)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru