Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Selama 2013, Banjir Di Sumut Akibatkan Lahan Padi Sawah Puso 14.429,7 Hektar

- Kamis, 30 Januari 2014 19:21 WIB
499 view
Selama 2013, Banjir Di Sumut Akibatkan Lahan Padi Sawah Puso 14.429,7 Hektar
SIB/ist
Ilustrasi
Medan(SIB)- Banjir yang terjadi selama empat bulan yakni Oktober 2013-Januari 2014 di Sumatera Utara mengakibatkan lahan padi sawah puso (tidak menghasilkan sama sekali) seluas 14.429,7 hekar dari total yang terkena mencapai 23.530,7 hektar.
 
Kasubag Program Dinas Pertanian Sumut Ir Lusyantini, MM mengatakan hal itu kepada wartawan di kantornya Rabu (29/1).

Ia merinci banjir yang terjadi pada 1-31 Oktober 2013 menyerang 5.778,6 hektar di antaranya puso 2.757,7 hektar di Langkat, Deliserdang, Batubara, Labuhanbatu Utara, Medan dan Serdang Bedagai. Paling banyak terjadi di Deliserdang seluas 1.576,5 hektar di antaranya puso 1.263  hektar, menyusul Langkat 1.752,6 hektar di antaranya puso 868,7 hektar dan Batubara 458 hektar di antaranya 328 hektar puso.

Pada 1-30 Nopember 2013, lahan terkena banjir 3.021 hektar diantaranya puso 2.854 hektar.  Paling banyak di Deliserdang 1.271 hektar yang puso 1.266 hektar, menyusul Langkat lahannya semuanya puso 868,7 hektar dan Batubara 525 hektar, diantaranya puso 421 hektar.
 
Pada 1-15 Desember 2013 terkena banjir 11.443 hektar dari jumlah ino  puso 4.038 hektar, Paling banyak di Deliserdang 2.305,5 hektar diantaranya 1.267 hektar mengalami puso, Serdang Bedagai 1.731 hektar diantaranya puso 629 hektar, menyusul Langkat terkena dan semuanya puso seluas 868,7 hektar, Batubara terkena 786 hektar di antaranya puso 530 hektar, Karo 453 hektar diantaranya puso 203 hektar, Labuhanbatu 150 hektar (puso 95 hektar), Labusel terkena dan semuanya puso 130 hektar, Simalungun 18 hektar semua puso dan Tapsel 110 hektar (puso 32 hektar). Sedang yang terkena banjir dan tidak ada puso yakni di Tapteng 58 hektar dan Asahan 450 hektar.
 
Pada 1-15 Januari 2014 terkena 6.309 hektar di antaranya puso 4.780 hektar. Paling banyak di Deliserdang seluas terkena dan semuanya puso 1.842,8 hektar, Langkat 936,7 hektar di antaranya puso 868,7 hektar, Serdang Bedagai semuanya puso 807,5 hektar, Labusel semuanya puso 130 hektar, Asahan 860 hektar (puso 98 hektar). Selebihnya ada beberapa hektar di Simalungun, Tapteng dan Tapsel.

Mengenai banjir ini, Lusyantini menyebut untuk lahan yang puso, pemerintah  memberikan bantuan benih dari cadangan benih nasional (CBN) dan juga pupuk.(A3)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru