Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Februari 2026

Satgas Covid-19: Kasus Positif Mingguan Naik 15 Kali dalam 2 Bulan

Redaksi - Jumat, 05 Agustus 2022 09:50 WIB
461 view
Satgas Covid-19: Kasus Positif Mingguan Naik 15 Kali dalam 2 Bulan
(Foto: Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Update virus corona di Indonesia 
Jakarta (SIB)
Satgas Covid-19 memaparkan bahwa terjadi kenaikan kasus positif di Indonesia. Dalam 2 bulan terakhir, kasus mingguan Covid-19 naik hingga 15 kali lipat.

"Di minggu ini, kenaikan terus terjadi bahkan semakin banyak jumlah kasus mingguannya jika dibandingkan kasus minggu sebelumnya. Kasus positif mingguan di minggu ini tercatatkan sejumlah lebih dari 38 ribu, sangat tinggi jika dibandingkan awal Juni yang hanya 2.000-an saja," kata juru bicara Satgas Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, dalam jumpa pers yang disiarkan di kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (4/8).

"Artinya, kasus positif mingguan telah naik sebanyak lebih dari 15 kali lipat dalam 2 bulan. Kenaikan ini juga diiringi dengan kenaikan kematian meskipun tidak sesignifikan pada kenaikan kasus positif," imbuhnya.

Wiku mengatakan kasus kematian akibat Covid-19 juga meningkat. Dia menyebut dalam 1 minggu terakhir tercatat ada 91 kematian akibat Covid-19.

"Di minggu terakhir terdapat 91 kematian, di mana angka ini juga meningkat tajam dibandingkan minggu sebelumnya masih berkisar di angka 40 kematian. Bahkan beberapa hari terakhir kita sempat menyentuh lebih dari 20 kematian dalam 1 hari," jelasnya.

Kasus Tertinggi
Wiku memaparkan 5 provinsi yang menyumbang kasus positif mingguan tertinggi. Dia mengatakan Kalimantan Selatan masuk 5 besar.

"Jika dilihat pada tingkat provinsi, 5 provinsi penyumbang kasus positif mingguan bergeser dibandingkan minggu sebelumnya. Di minggu ini, Kalimantan Selatan masuk ke 5 provinsi tertinggi dengan kasus 610 kasus, menjadi urutan kelima," kata dia.[br]



Berikut datanya:
DKI Jakarta 19 ribu kasus, Jawa Barat 7.000 kasus, Banten 4.000 kasus, Jawa Timur 2.000 kasus dan Kalimantan Selatan 610 kasus.

Selain itu, Wiku menyebutkan pada 5 provinsi itu mengalami kenaikan kasus kematian. DKI Jakarta menjadi yang tertinggi penyumbang kasus kematian.

"Kematian di 5 provinsi ini juga menunjukkan peningkatan dengan DKI Jakarta dengan provinsi penambahan kematian bulanan terbanyak, yaitu 29 kematian, disusul Jawa Barat dengan 11 kematian, dan sisanya kurang dari 7 kematian," jelasnya.

BOR Mingguan Naik
Tingkat keterisian tempat tidur atau BOR juga mengalami peningkatan. Wiku menyebut DKI Jakarta juga menjadi daerah dengan BOR tertinggi.

"Sayangnya angka keterisian tempat tidur atau BOR yang pada minggu-minggu sebelumnya dapat kita pertahankan di bawah 5 persen, nyatanya saat ini sudah mengalami peningkatan," katanya.

"BOR di DKI Jakarta menjadi yang tertinggi yaitu 12,93 persen, disusul Kalimantan Selatan dengan 12,79 persen, dan Banten 11,85 persen, Jawa Barat memiliki angka BOR 8,28 persen, dan hanya Jawa Timur yang angka BOR-nya di bawah 5 persen," lanjutnya. (detikcom/d)





Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru