Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

YouTuber AS Sengaja Jatuhkan Pesawat Demi Banyak Penonton

Redaksi - Minggu, 14 Mei 2023 08:44 WIB
404 view
YouTuber AS Sengaja Jatuhkan Pesawat Demi Banyak Penonton
Foto:Sreenshot Youtube
TERJUN DARI PESAWAT: Trevor Jacob ketika terjun dari pesawat yang diterbangkannya pada 24 Nopember 2021. Youtuber AS tersebut secara sengaja menjatuhkan pesawatnya demi meraih banyak penonton. 
Washington DC (SIB)
Seorang YouTuber bernama Trevor Jacob di Amerika Serikat (AS) mengaku secara sengaja menjatuhkan pesawatnya demi mendapatkan banyak penonton atau views. Jacob juga mengaku bersalah atas dakwaan menghalangi penyelidikan federal AS dan terancam hukuman maksimum 20 tahun penjara.
Seperti dilansir The Guardian, Sabtu (13/5), Departemen Kehakiman AS mengumumkan bahwa Jacob yang berusia 29 tahun telah mengaku bersalah atas dakwaan yang dijeratkan terhadapnya.
Menurut dokumen kantor jaksa AS, Jacob menghadapi ancaman hukuman maksimum 20 tahun penjara di penjara federal AS setelah dirinya secara sengaja menjatuhkan pesawat ringan bermesin tunggal hingga hancur berkeping-keping di area hutan nasional Los Padres, California, tahun 2021 lalu.
Dalam kasus ini, Jacob melakukan terjun payung keluar dari pesawatnya sebelum terjatuh, kemudian mengunggah video yang mendokumentasikan insiden itu ke YouTube. Dia awalnya memberitahu para penyidik federal AS bahwa pesawatnya kehilangan tenaga dan tidak mengetahui di mana lokasi puingnya berada. Namun kisah yang dituturkan Jacob menuai keraguan para pakar penerbangan dan otoritas federal AS.
Belakangan, otoritas AS mengetahui Jacob sama sekali tidak berupaya menghubungi air traffic control, ataupun berusaha menyalakan kembali mesin pesawatnya, atau mencari tempat aman untuk mendarat darurat.
YouTuber yang menyebut dirinya sebagai pilot dan penerjun payung berpengalaman itu, mengakui dalam dokumen pembelaannya bahwa dirinya tidak pernah berniat menyelesaikan penerbangan solonya dari Bandara Lompoc di California bagian selatan menuju Danau Mamooth di Pegunungan Sierra Nevada.
Sebelum lepas landas pada 24 November 2021, Jacob memasang sejumlah kamera di beberapa bagian pesawat dan memperlengkapi dirinya dengan parasut, kamera video dan tongkat selfie. Sekira 35 menit penerbangan berlangsung, dia melompat keluar dari pesawat dan mulai merekam pesawatnya yang jatuh ke area semak-semak di daratan. Begitu mencapai tanah, Jacob mendaki ke lokasi jatuhnya pesawat dan mengambil rekaman dari insiden itu.
Dua hari kemudian, Jacob melaporkan insiden itu kepada Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB), namun dia memberitahu penyidik NTSB dan Otoritas Penerbangan Federal (FAA) bahwa dirinya tidak mengetahui lokasi puing-puing pesawatnya berada. Namun pada 10 Desember 2021, Jacob dan seorang temannya terbang ke lokasi puing pesawat itu dan menarik bangkai pesawat ke daerah Santa Barbara, di mana Jacob meletakkannya di hanggar.
Selama beberapa hari, Jacob menghancurkan bangkai pesawat menjadi bagian-bagian kecil dan menempatkannya di beberapa tong sampah di sekitar bandara dan di beberapa lokasi lainnya. Aksi itu, menurut otoritas berwenang, diakuinya demi menyesatkan penyidik federal AS.
Jacob mengunggah satu video berjudul 'I Crashed My Plane' ke channel YouTube miliknya pada 23 Desember 2021. Pada April 2022, setelah para penyidik membongkar kebohongan dan tindakan Jacob menghalangi penyelidikan, FAA mencabut lisensi pilotnya. Video soal pesawat jatuh yang diunggah Jacob itu tercatat telah ditonton sebanyak 3 juta kali. (The Guardian/detiknews/a)





Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru